Marak Isu Santet di Probolinggo, Begini Penjelasan Polisi ke Warga

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 04 Desember 2018 | 14:35 WIB
Marak Isu Santet di Probolinggo, Begini Penjelasan Polisi ke Warga
Ilustrasi santet [suara.com/Yovie Wicaksono]

Suara.com - Warga Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Probolinggo, Jawa Timur sedang diteror santet setelah ada warga yang meninggal dunia dan sakit akibat dugaan aksi ilmu hitam atau teluh dari pihak yang tak bertanggungjawab.

Merebaknya isu tersebut, tim Dokpol (Dokter Polisi) Polres Probolinggo langsung mendatangi kediaman warga yang diisukan terkena santet. Kedatangan itu untuk memberikan penjelasan kepada korban dan keluarga secara medis.

Dua warga bernama Ayu (13) dan Leni (17) yang diduga terkena ilmu hitam pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Berdasarkan pemeriksaan tim dokter, dua warga itu bukan sakit karena terserang santet, melainkan sakit deman berdarah.

“Ada dua warga yang sakit dan satu warga lainnya meninggal, oleh warga diisukan kena santet. Dari hasil pemeriksaan dari kami, dua warga yang sakit itu terjangkit gejala demam berdarah,” kata Paurkes Polres Probolinggo, Iptu Listiawan Hendro Winarmo seperti dikutip Timeindonesia.co.id--jaringan Suara.com Selasa (4/12/2018).

Hendro menjelaskan polisi dan pemerintah setempat juga memberikan penjelasan kepada warga yang anggota keluarganya tewas diduga karena serangan santet. Dia pun menyampaikan, penyebab warga yang meninggak itu karena penyakit yang sama, bukan santet.

“Kami langsung memberikan pengobatan. Serta memberikan edukasi dan pola pikir yang logis secara medis tentang gejala dan penyebab arti pentingnya kesehatan, dan menjaga kebersihan lingkungan,” tutur Hendro.

Sementara itu, Sekcam Kuripan Witjaksono mengungkapkan, memang kondisi itu warga menduga karena adanya santet, yang membuat kluarganya meninggal dan sakit.

“Tapi dengan tindakan yang dilakukan Dokpol dan Muspika setempat, melakukan anjangsana dan memberikan penjelasan ke pihak keluarga. Alhamdulillah, hasilnya kondusif, dan keluarga yang sakit dan meninggal meyakini itu penyakit gejala demam berdarah. Akhirnya kita mampu menghilangkan isu santet itu,” tandas Wijaksono. (TIME INDONESIA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cicil Motor Ninja 250 R, Andik 18 Kali Mencuri

Cicil Motor Ninja 250 R, Andik 18 Kali Mencuri

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 14:05 WIB

Rekam Penangkapan Rakyat, Dokter Muda Papua Disiksa 10 Polisi

Rekam Penangkapan Rakyat, Dokter Muda Papua Disiksa 10 Polisi

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 14:00 WIB

Berkedok Dukun Pengganda Uang, Guru Tipu Warga Riau Miliaran Rupiah

Berkedok Dukun Pengganda Uang, Guru Tipu Warga Riau Miliaran Rupiah

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 10:17 WIB

FPI Minta Penghina Habib Rizieq Dajal Diperoses Hingga ke Persidangan

FPI Minta Penghina Habib Rizieq Dajal Diperoses Hingga ke Persidangan

News | Senin, 03 Desember 2018 | 18:14 WIB

Aksi Pencurian Bermodus Kencan, Andhika Kerap Incar Mama Muda

Aksi Pencurian Bermodus Kencan, Andhika Kerap Incar Mama Muda

News | Senin, 03 Desember 2018 | 15:57 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB