Berawal dari Iseng, Anak Mantan Pejabat Jual Blangko e-KTP di Tokopedia

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 06 Desember 2018 | 17:45 WIB
Berawal dari Iseng, Anak Mantan Pejabat Jual Blangko e-KTP di Tokopedia
e-ktp berceceran di Bogor (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Pelaku penjual blangko e-KTP secara online, Nur Ishadi Nata mengaku hanya iseng. Hal ini disampaikan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh setelah pihaknya mendapatkan data dari Tokopedia, tempat Nur menjual blangko tersebut, pihaknya langsung menghubungi Nur.

Zudan menerangkan, awalnya Nur mencuri 10 blangko E-KTP milik ayahnya yang merupakan mantan Kepala Dinas Disducapil Tulang Bawang, Lampung.

"Anaknya sudah bilang ke saya, sudah saya telepon, ini hanya iseng," kata Zudan di Gedung KK, Kompleks Parlemen, Kamis (6/12/2018).

Meskipun beralaskan hanya berawal dari keisengan, Zudan menganggap tindakan Nur sudah fatal karena berdampak pada Disdukcapil sendiri.

"Ini iseng yang menurut saya fatal. Akibatnya bagi kami, kesannya kami nggak serius," ujarnya.

Meskipun begitu, Zudan mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan sanksi kepada Nur karena ada pihak kepolisian yang lebih berwenang. Menurutnya, kasus ini sudah termasuk ke dalam tindak pidana umum.

Lebih jau Zudan mengatakan, seharusnya sang Ayah yang merupakan mantan pejabat Disdukcapil tidak boleh menyimpan blangko e-KTP di rumah kecuali ada kepentingan khusus.

"Blangko itu boleh dibawa ke rumah kalau ada keperluan (khusus), misalnya mau dibawa untuk jemput bola ke RT/RW sekitar rumah kan harus dibawa ke rumah dulu itu boleh," ujarnya.

Meskipun dinilai salah, namun Zudan meyakini kalau mantan pejabat tersebut tidak bisa diberikan sanksi lantaran sudah tidak aktif sebagai PNS lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologi Anak Mantan Pejabat Jual Blangko e-KTP di Tokopedia

Kronologi Anak Mantan Pejabat Jual Blangko e-KTP di Tokopedia

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 15:17 WIB

3 Faktor Utama Lambatnya Perekaman E-KTP di Papua

3 Faktor Utama Lambatnya Perekaman E-KTP di Papua

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 14:31 WIB

E-KTP di Papua Masih Rendah, Mendagri: Kami Harus Bawa Uang Banyak

E-KTP di Papua Masih Rendah, Mendagri: Kami Harus Bawa Uang Banyak

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 13:53 WIB

Mendagri Klaim Perekaman e-KTP untuk Pemilu 2019 Sudah 97 Persen

Mendagri Klaim Perekaman e-KTP untuk Pemilu 2019 Sudah 97 Persen

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 12:19 WIB

Blanko e-KTP Bisa Dibeli di Pasar, Mendagri Bantah

Blanko e-KTP Bisa Dibeli di Pasar, Mendagri Bantah

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 12:11 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB