Polda Sebut Novel Tak Kooperatif, KPK Angkat Bicara

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 12 Desember 2018 | 14:05 WIB
Polda Sebut Novel Tak Kooperatif, KPK Angkat Bicara
Penyidik KPK Novel Baswedan memberi kata sambutan di hari pertama masuk kerja pasca kasus penyiramannya di Gedung KPK, Jumat (27/7). 16 Bulan pasca kasus penyiraman air keras yang terjadi kepada penyidik KPK Novel Baswedan, KPK mendesak agar Presiden membuat segera Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk menuntaskan kasus yang terjadi kepada Novel Baswedan yang sampai sekarang belum terealisasikan. [suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyangkal pernyataan Polda Metro Jaya jika Novel Baswedan tak kooperatif terkait penyelidikan kasus teror air keras yang menimpanya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebutkan Novel penyidik Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap Novel pada 14 Agustus 2017 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura.

Terkait hal ini, Febri pun mempertanyakan pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono yang menyebutkan kalau Novel belum pernah diperiksa sebagaimana yang diberitakan oleh beberapa media.

"Sehingga agar tidak keliru dipahami masyarakat, maka informasi tersebut perlu kami klarifikasi. Penyidik Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap Novel pada 14 Agustus 2017 di KBRI Singapura," kata Febri di Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Menurutnya, pemeriksaan terhadap Novel yang dilakukan di Singapura itu juga setelah ada koordinasi antara pejabat Polri dan pimpinan KPK. Kata Febri, ketika itu pimpinan KPK turut mendampingi saat menjenguk Novel yang menjalani operasi mata di salah satu rumah sakit di Singapura.

"Saat itu dua pimpinan KPK, termasuk Ketua KPK mendampingi sekaligus menjenguk Novel yang sedang menjalani perawatan mata di RS di sana," kata Febri.

Febri malah sangat khawatir jika Novel dibebankan untuk bisa membuktikan sendiri siapa pelaku yang telah menyerangnya menggunakan air keras. Sejauh ini, masyarakat pun masih belum tahu perkembangan kasus Novel di kepolisian.

"Sampai saat ini telah lebih 600 hari sejak 11 April tahun lalu, siapa penyerang Novel masih gelap. Sangat aneh jika beban justru diberikan pada Novel untuk membuktikan siapa penyerangnya," pungkasnya.

Untuk diketahui, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, mengatakan kalau penyidik Polda Metro Jaya menyebutkan belum mendapatkan keterangan untuk pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) dari penyidik KPK, Novel Baswedan guna mengungkap pelaku penyiraman air keras.

baca juga

"Sampai sekarang belum mendapatkan itu (keterangan Novel)," kata Argo di Jakarta, Selasa (11/12) kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Meikarta, Deddy Mizwar : Wajar KPK Minta Keterangan Saya

Kasus Meikarta, Deddy Mizwar : Wajar KPK Minta Keterangan Saya

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 12:34 WIB

Usut Kasus Suap Hakim, KPK Panggil Ketua PN Semarang

Usut Kasus Suap Hakim, KPK Panggil Ketua PN Semarang

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 12:33 WIB

Kasus Suap Meikarta, Deddy Mizwar Diperiksa KPK

Kasus Suap Meikarta, Deddy Mizwar Diperiksa KPK

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 11:12 WIB

Polsek Cicaras Dibakar Massa, 7 Tahanan Dipindah ke Polda Metro Jaya

Polsek Cicaras Dibakar Massa, 7 Tahanan Dipindah ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 09:17 WIB

Diinisiasi KPK, Antikorupsi Bakal Masuk Kurikulum Pendidikan

Diinisiasi KPK, Antikorupsi Bakal Masuk Kurikulum Pendidikan

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 04:05 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×