Diduga Pungli, RSUD Serang Kenakan Biaya untuk Mayat Korban Tsunami

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 26 Desember 2018 | 19:50 WIB
Diduga Pungli, RSUD Serang Kenakan Biaya untuk Mayat Korban Tsunami
Kendaraan yang rusak berat akibat hempasan gelombang tinggi teronggok di Resort Tanjung Lesung, Banten, Seni (24/12). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Rumah Sakit Umum Daerah dr Dradjat Prawiranegara, Serang, Banten, diduga memungut biaya untuk pengambilan jasad korban tsunami di Pantai Carita, Pandeglang. Pungutan liar tersebut mencapai jutaan rupiah.

Badiamin Sinaga, kerabat korban, menuturkan pungutan tersebut dilakukan oknum yang bertugas di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM).

Oknum itu meminta pembayaran atas biaya perawatan jenazah dan transportasi. Adapun rincian biaya itu diklaim untuk pemulasaraan jenazah, formalin dan mobil jenazah.

“Kejadian (pungutan biaya) itu benar terjadi. Mungkin dipikirkan karena korban orang Jakarta jadi akan mudah diminta uang,” kata Badiamin melalui sambungan telepon kepada Bantennews—jaringan Suara.com, Rabu (26/12/2018).

Pungli tersebut dilakukan oleh oknum berisinisial L. Si oknum memberikan kuitansi atas pembayaran pungutan tersebut.

“Ada kuitansinya. Jelas tertulis di situ, kalau hanya omong-omong kan tidak ada bukti. Kalau ini ada buktinya, jelas,” kata dia.

Pungutan tersebut, kata dia, untuk ketiga korban meninggal akibat tsunami. Ketiganya merupakan keluarga dari Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. “Korban sedang berlibur di Carita saat peristiwa tsunami terjadi.”

Nilai pungutan tersebut bervariasi. Untuk korban atas nama Ruspin Simbolon, dikenakan Rp3.900.000 untuk biaya pemulasaraan jenazah, formalin dan mobil jenazah.

Kwitansi biaya mengurus jenazah korban tsunami. (ist/Bantennews.co.id)
Kwitansi biaya mengurus jenazah korban tsunami. (ist/Bantennews.co.id)

Bayi Satria, Rp 800 ribu untuk biaya pemulasaraan jenazah, formalin. Sementar korban atas nama Leo Manulang dikenakan biaya Rp 1,3 juta, juga untuk biaya pemulasaraan jenazah dan formalin.

Dikonfirmasi mengenai pungutan tersebut, Plt Direktur RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Sri Nurhayati mengakui baru mengetahui adanya pungutan tersebut.

“Saya baru tahu dari Mas. Harusnya tidak boleh ada pungutan. Tapi saya akan pastikan dulu,” kata Sri melalui sambungan telepon.

Berita ini kali pertama diterbitkan Bantennews.co.id dengan judul “RSUD Dradjat Prawiranegara Serang Diduga Pungut Biaya Jenazah Korban Tsunami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saat Tsunami, Edi: Terdengar Gemuruh Ombak, Kami Lari, Tapi Akhirnya...

Saat Tsunami, Edi: Terdengar Gemuruh Ombak, Kami Lari, Tapi Akhirnya...

Sport | Rabu, 26 Desember 2018 | 19:20 WIB

Kru Band Seventeen: Suara Jerit dan Tangis Menggema di Tanjung Lesung

Kru Band Seventeen: Suara Jerit dan Tangis Menggema di Tanjung Lesung

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 18:05 WIB

Pendeteksi Cuaca BMKG Diterjang Gelombang 2 Meter di Pelabuhan Merak

Pendeteksi Cuaca BMKG Diterjang Gelombang 2 Meter di Pelabuhan Merak

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 17:48 WIB

Modus Perawatan Jenazah, RSUD Serang Diduga Palak Keluarga Korban Tsunami

Modus Perawatan Jenazah, RSUD Serang Diduga Palak Keluarga Korban Tsunami

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 17:34 WIB

Terkini

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:45 WIB

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB