Lokasi Tsunami dan Likuifaksi di Palu Berubah Jadi Magnet Wisatawan

Bangun Santoso

Kamis, 27 Desember 2018 | 07:06 WIB
Lokasi Tsunami dan Likuifaksi di Palu Berubah Jadi Magnet Wisatawan
Sejumlah warga berada di dekat KM Sabuk Nusantara yang terdampar ke darat akibat tsunami di Wani, Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (3/11/2018). (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Suara.com - Dua hari terakhir ini beberapa lokasi tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) banyak dikunjungi para wisatawan dalam maupun luar negeri.

Seperti yang terlihat di lokasi masjid terapung di Teluk Palu yang rusak akibat gempa dan tsunami, pada Rabu (26/12/2018) dipadati wisatawan lokal dan mancanegara.

Begitu pula di lokasi bekas tsunami di Desa Wani, Kabupaten Donggala. Para wisatawan mengisi masa liburan Natal dengan mengunjungi lokasi tempat kapal terdampar di darat akibat diterjang gelombang tsunami pada 28 September 2018.

Sebuah kapal yakni KM Sabuk Nusantara terdampar di antara bangunan rumah penduduk di Desa itu. Hampir tiga bulan pasca bencana alam gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi, menerjang tiga daerah di Sulteng itu, banyak wisatawan datang dan mengunjungi lokasi-lokasi yang diporak-porandakan bencana alam.

Lokasi lainnya yang juga padat pengunjung adalah likuifaksi Balarora dan Petono di Kota Palu dan Jono Oge serta Sibalaya di Kabupaten Sigi.

Hiyoto, seorang wisatawan asal Jepang mengatakan datang ke Kota Palu bersama beberapa rekannya hanya untuk melihat lokasi-lokasi terdampak bencana alam di Sulteng.

"Kami memang khusus datang hanya untuk melihat seperti apa Palu, Donggala dan Sigi yang diterjang gempabumi 7,4 SR dan tsunami serta likuifaksi," kata dia seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, bencana yang menimpah Palu, Donggala, dan Sigi, cukup dahsyat dan sangat memprihatinkan, sebab menelan korban jiwa sampai ribuan orang.

Selain itu, kata dia, banyak bangunan rumah penduduk yang hancur. Juga pusat perbelanjaan seperti Mall Ramayana Tatura Palu yang dibangun pertama di Palu itu juga hancur diterjang gempa.

baca juga

Selama beberapa hari di Palu, Hiyoto mengatakan cukup puas karena bisa melihat langsung Palu, Donggala, dan Sigi. Ia akan kembali lagi ke Jepang dalam satu-dua hari ke depan.

Dia juga kagum dengan suasana di Kota Palu yang cukup ramai, padahal baru saja diporak-porandakan gempa, tsunami, dan likuifaksii.

Pemulihan ekonomi di Kota Palu terbilang cukup cepat. Hal itu bisa dilihat dari pusat-pusat ekonomi sudah kembali ramai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dihantam Tsunami, 2 Desa di Pesisir Lampung Rata

Dihantam Tsunami, 2 Desa di Pesisir Lampung Rata

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 06:46 WIB

Cuaca Pandeglang Buruk, Tim SAR Kesulitan Cari Korban Tsunami Selat Sunda

Cuaca Pandeglang Buruk, Tim SAR Kesulitan Cari Korban Tsunami Selat Sunda

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 06:10 WIB

Kisah Mahasiswa Undip Diterjang Tsunami: Pulau Legundi Porak Poranda

Kisah Mahasiswa Undip Diterjang Tsunami: Pulau Legundi Porak Poranda

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 22:31 WIB

Diduga Pungli, RSUD Serang Kenakan Biaya untuk Mayat Korban Tsunami

Diduga Pungli, RSUD Serang Kenakan Biaya untuk Mayat Korban Tsunami

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 19:50 WIB

Saat Tsunami, Edi: Terdengar Gemuruh Ombak, Kami Lari, Tapi Akhirnya...

Saat Tsunami, Edi: Terdengar Gemuruh Ombak, Kami Lari, Tapi Akhirnya...

Sport | Rabu, 26 Desember 2018 | 19:20 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 13:49 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:46 WIB

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:42 WIB

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:37 WIB

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:35 WIB

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

×