Namanya Sempat Disebut Penyebar Hoaks, Timses Prabowo Diminta Tak Diam

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 09 Januari 2019 | 19:47 WIB
Namanya Sempat Disebut Penyebar Hoaks, Timses Prabowo Diminta Tak Diam
Ketua BPN Prabowo - Sandiaga, Djoko Santoso, dalam acara bertajuk 'Ngobrol Bareng Bersama Djoksan'. (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Kubu Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin meminta kubu rivalnya, Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, tak diam saat kasus berita bohong 7 kontainer berisi surat suara sudah tercoblos terkuak kepada publik.

Sebab, kata Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi – Maruf, Ade Irfan Pulungan, nama Ketua BPN Prabowo – Sandiaga, yakni Djoko Santoso, sempat disebut dalam rekaman yang menginformasikan kabar hoaks tersebut.

Apalagi, kata Irfan, Bagus Bawana Putra—terduga pelaku pembuat rekaman penyebaran informasi haosk itu—dikabarkan merupakan Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo.

"Kalau dia (Djoko Santoso) diam kan ada spekulasi publik, kenapa disebutkan nama dia, kenapa disebutkan salah satu partai (Gerindra). Itu kan harus diklarifikasi biar publik mendapat kejelasan mengenai masalah ini," kata Ade di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Irfan meyakini, Bagus Bawana tak sendirian saat membuat rekaman suara yang mengklaim ada 7 kontainer berisi surat suara Pilpres 2019 sudah tercoblos di Tanjung Priok.

Untuk itu, Irfan meminta pihak penyidik Bareskrim Mabes Polri guna mencari aktor intelektual di balik pembuatan hoaks tersebut.

"Kami minta kepada pihak Siber Bareskrim untuk melacak. Saya yakin dan percaya ini tidak berdiri sendiri. Karena dalam rekaman itu saya dengar bukan hanya ada satu suara, ada lainnya juga.”

Sebelumnya, Direktorat Hukum dan Advokasi TKN Jokowi – Maruf Amin melaporkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief dan pelaku pembuat rekaman terkait hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos ke Bareskrim Mabes Polri pada 3 Januari 2019.

Adapun salah satu transkrip isi rekaman suara yang dijadikan bukti tersebut yakni sebagai berikut:

Sekarang ini ada 7 kontainer di Tanjung Priok sekarang lagi geger, marinir udah turun, dibuka satu isinya kartu suara yang sudah dicoblos nomor satu, Jokowi itu mungkin dari China.

Total katanya itu kalau 1 kontainer itu 10 juta berarti kalau ada 7 kontainer 70 juta suara udah dicoblos nomor satu.

Tolong sampaikan akses ke bapake atau ke Gerindra Pusat untuk segera kesana ini ta' kirimin nomor telefon orangku yang disana untuk membimbing ke kontainer itu, ya. Atau sukur akses Djoko Santoso pasti marah kalau beliau, langsung ngecek sana ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ICW Ungkap Dugaan Manipulasi Dana Kampanye Jokowi - Ma'ruf Rp 37,9 Miliar

ICW Ungkap Dugaan Manipulasi Dana Kampanye Jokowi - Ma'ruf Rp 37,9 Miliar

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 17:57 WIB

Fahri Hamzah: 4 Tahun Pemerintahan Jokowi seperti Bencana

Fahri Hamzah: 4 Tahun Pemerintahan Jokowi seperti Bencana

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 17:16 WIB

Jokowi Ungkap Kondisi Hubungannya dengan Anies Baswedan

Jokowi Ungkap Kondisi Hubungannya dengan Anies Baswedan

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 16:57 WIB

Kubu Jokowi Tak Yakin SBY Bisa Tingkatkan Elektabilitas Prabowo - Sandiaga

Kubu Jokowi Tak Yakin SBY Bisa Tingkatkan Elektabilitas Prabowo - Sandiaga

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 16:27 WIB

Terkini

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

News | Senin, 13 April 2026 | 15:02 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

News | Senin, 13 April 2026 | 14:48 WIB

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:31 WIB

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

News | Senin, 13 April 2026 | 14:27 WIB

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

News | Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

News | Senin, 13 April 2026 | 14:08 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB