Gara-gara Dikerok Istri Tetangga, Supriyanto Justru Kritis di Rumah Sakit

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 10 Januari 2019 | 13:43 WIB
Gara-gara Dikerok Istri Tetangga, Supriyanto Justru Kritis di Rumah Sakit
Ilustrasi

Suara.com - Kerokan atau terapi dermabrasive alias merusak kulit guna menyembuhkan penyempitan pembunuh darah karena udara dingin, terbilang digemari warga Indonesia saat menderita masuk angin.

Tapi, jangan sekali-kali meminta kerokan kepada perempuan yang tak memunyai hubungan kekeluargaan kalau tak mau bernasib sama seperti Supriyanto, warga Boyolali, Jawa Tengah.

Supriyanto justru kritis dan harus dirawat intensif di rumah sakit setelah meminta dikerok oleh istri tetangganya.

Lelaki berusia 49 tahun itu kritis bukan karena metode kerokan yang salah, tapi akibat dibacok suami perempuan yang mengerokinya.

Penganiayaan tersebut terjadi di daerah Karanggede, Boyolali, Jateng, Selasa (8/1) malam. Deni Kurniawan (31), kesal saat melihat sang istri mengerok badan lelaki lain.

Tanpa ba-bi-bu, ia langsung mengambil sabit dan membacok Supriyadi. Alhasil, tangan Supriyadi terluka parah dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

”Pelaku kekinian masih dalam pengejaran. Dia kabur seusai kejadian. Motifnya diduga cemburu,” kata Kasatreskrim Polres Boyolali Ajun Komisaris Willy Budiyanto dalam pernyataan tertulis yang didapat Suara.com, Kamis (10/1/2019).

Ia menuturkan, peristiwa itu berawal pada Selasa pukul 09.00 WIB, tatkala Supriyanto bertandang ke rumah Deni.

Supriyadi datang untuk meminta pertolongan kepada istri Deni, yakni Lela Martina, untuk mengerok badannya yang sakit.

Deni yang kala itu masih di rumah lantas meminta Supriyanto menunggu Lela yang sedang pergi ke pasar untuk berbelanja.

Selang satu jam, Lela pulang dari pasar. Supriyanto langsung meminta Lela mengerok badannya. Saat Supriyanto dikerok Lela, Deni ada di rumah.

Selesai dikerok, Supriyanto pulang ke indekosnya pukul 10.20 WIB. Namun, pukul 13.45 WIB, Deni mendadak menelepon Supriyanto dan memintanya datang ke rumah.

“Saat kembali datang ke rumah pelaku, korban langsung dipukul dan dibacok pada tangan dan punggung hingga terluka parah,” jelasnya.

Lela yang melihat kejadian itu lantas mencoba melerai. Tapi Deni sudah dikuasai amarah, ia juga menyabetkan sabit ke sang istri sehingga terluka pada jari jempol dan telunjuk.

Deni kabur seusai mengamuk. Sementara Supriyanto dan Lela dibawa tetangga ke Rumah Sakit Medika Karanggede untuk diobati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aneh, 71 Tim Kampanye di Jateng Laporkan Dana Kampanye Rp 0

Aneh, 71 Tim Kampanye di Jateng Laporkan Dana Kampanye Rp 0

News | Senin, 07 Januari 2019 | 14:11 WIB

7 Bawahannya Lakukan Pungli dan Gratifikasi, Gubernur Ganjar Murka

7 Bawahannya Lakukan Pungli dan Gratifikasi, Gubernur Ganjar Murka

News | Senin, 07 Januari 2019 | 13:52 WIB

Ngaku Paspampres Padahal Kuli Bangunan, Andika Bawa Kabur Motor Fitri

Ngaku Paspampres Padahal Kuli Bangunan, Andika Bawa Kabur Motor Fitri

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 09:58 WIB

Belasan Nisan Salib di TPU Tempat Ratu Horor Suzzanna Dimakamkan Dirusak

Belasan Nisan Salib di TPU Tempat Ratu Horor Suzzanna Dimakamkan Dirusak

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 14:02 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB