Ombudsman Minta Cara Tangani Kasus Novel Tak Terulang di Teror Bom

Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat | Suara.com

Kamis, 10 Januari 2019 | 14:04 WIB
Ombudsman Minta Cara Tangani Kasus Novel Tak Terulang di Teror Bom
Komisioner ombudsman Adrianus Meliala [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Ombudsman Repubilk Indonesia meminta kepolisian serius penyelidikan teror bom rumah pimpinan KPK. Teror bom itu menyerang kediaman Ketua KPK, Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief, Rabu (9/1/2019) pagi.

Komisioner Ombudsman, Adrianus Meliala menyebut jangan sampai proses berjalannya penyelidikan dalam kasus teror rumah pimpinan KPK, berlarut-larut seperti penyerangan terhadap penyidik Senior KPK, Novel Baswedan. Hingga kini Polri masih memiliki hutang dalam penanganan kasus tersebut.

"Ya, tentu kami sebagai Ombudsman tidak setuju ya kalau sampai polisi melakukan pembiaran. Atau menangani secara tidak sungguh-sungguh apalagi terhadap KPK," kata Adrianus di Gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019).

Adrianus menyebut dalam penanganan penyelidikan kasus teror rumah pimpinan KPK, dalam pantauan Ombudsman RI, Polri cukup respon dengan cepat dengan langsung terjun langsung ke Tempat Kejadian Perkara.

Maka itu, harapan Adrianus Polri dapat segera cepat mengungkap. Sampai hari ini, pun Polri tetap melakukan penyelidikan secara sungguh-sungguh.

Menurut Adrianus, mungkin Polri telah belajar dari kasus-kasus teror sebelumnya dengan cepat melakukan penyelidikan. Sehingga, Ombudman RI belum melihat potensi ketidak seriusan polisi dalam penanganan teror dua pimpinan KPK.

"Kami masuk ke satu kasus masuk bila ada potensi kacau krisis. Polisi capat serius tidak ada potensi tidak salah lagi. Belajar dari penanganan-penanganan sebelumnya," tutup Adrianus

Teror bom molotov terjadi di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, Jawa Barat dan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2019) dini hari.

Sekitar pukul 05.30 WIB, sebuah botol berisi spiritus dan sumbu api tergeletak depan rumah Laode di Jalan Kalibata Selatan No.42C, RT01/RW03, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Sementara itu, bom pipa ditemukan di kediaman Agus Raharjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi, Rabu kemarin pukul 06.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Masih Jaga Ketat Rumah Pimpinan KPK Pasca Teror Bom

Polisi Masih Jaga Ketat Rumah Pimpinan KPK Pasca Teror Bom

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 13:42 WIB

Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK, Polri: Pelaku Hanya Nakutin Saja

Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK, Polri: Pelaku Hanya Nakutin Saja

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 12:59 WIB

Update Teror Bom Rumah Pimpinan KPK, di Rumah Ketua KPK Bukan Bubuk Bom

Update Teror Bom Rumah Pimpinan KPK, di Rumah Ketua KPK Bukan Bubuk Bom

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 12:47 WIB

Terkini

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:36 WIB

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB