Menhan: Saya Pilih Jokowi, Kalau Tidak Tembak Mati Saja

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio
Menhan: Saya Pilih Jokowi, Kalau Tidak Tembak Mati Saja
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Erick Tanjung)

"Saya jelas pilih Pak Jokowi, saya anak buahnya, menterinya, pembantunya," kata Ryamizard

Suara.com - Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu menyatakan dirinya tetap mendukung Presiden Jokowi sebagai Capres petahana dalam Pilpres 2019.

Ryamizard mengakui, dukungan itu sebagai bentuk dedikasinya terhadap Jokowi yang sudah menunjuknya sebagai Menhan sejak awal pembentukan Kabinet Kerja, 27 Oktober 2014.

"Saya jelas pilih Pak Jokowi, saya anak buahnya, menterinya, pembantunya," kata Ryamizard di Gedung AH Nasution, Kementerian Pertahanan, Rabu (16/1/2019).

Baginya, memilih Jokowi pada Pilpres 2019 adalah tugas alias kewajiban karena sudah ditunjuk sebagai pembantu presiden selama kurang lebih empat tahun.

"Kalau saya tidak pilih beliau, saya artinya pengkhianat. Pengkhianat itu hukumannya satu, tembak mati, iya dong, saya  harus gentlemen, semua harus begitu," jelas Ryamizard.

Mengenai keamanan negara jelang Pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April, Ryamizard menyatakan  sudah siap.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS