Omongannya Dicatut Prabowo, Menhan: Perang 1000 Tahun Juga Kita Bisa

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Rabu, 16 Januari 2019 | 17:32 WIB
Omongannya Dicatut Prabowo, Menhan: Perang 1000 Tahun Juga Kita Bisa
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu membantah pidato Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, yang mengatakan TNI hanya mampu bertahan tiga hari jika terlibat peperangan.

Prabowo menyatakan klaimnya tersebut saat acara Pidato Kebangsaan Indonesia Menang di Jakarta Convention Center, Senin (14/1) awal pekan ini.

Ryamizard mengakui, kalimat “TNI hanya mampu bertahan tiga hari dalam peperangan” itu adalah miliknya dan dikutip Prabowo.

Tapi, kata dia, pernyataan tersebut dilontarkannya saat Indonesia mengalami krisis bahan bakar. Krisis tersebut menyebabkan kalau dalam situasi perang, TNI hanya mampu bertahan tiga hari.

"Pernaytaan itu waktu diskusi saya, mungkin 10 tahun yang lalu. Pada waktu itu memang kondisi negara sedang kelangkaan minyak, itu masalah minyak kok," kata Ryamizard kepada wartawan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).

Mantan perwira tinggi militer TNI AD itu menjamin, kekuatan pertahanan Indonesia masih kuat. Bahkan Indonesia siap jika harus berperang selama 1000 tahun.

"Jadi kita enggak khawatir berapa tahun kita berperang, 1000 tahun kita mampu berperang. Itu tadi 10 tahun, 2005 atau 2006 saya lupa tapi memang ada saya bicara begitu, diskusi sama-sama kok.”

Sebelumnya, dalam pidato yang bertajuk Pidato Kebangsaan Indonesia Menang, Prabowo mengatakan Indonesia hanya mampu bertahan tiga hari jika berperang.

"Saudara-saudara sekalian, Menteri Pertahanan pemerintah sekarang saja katakan kalau Indonesia terpaksa perang hari ini, kita hanya bisa tahan tiga hari, karena pelurunya hanya untuk tiga hari yang ada," kata Prabowo.

baca juga

"Bukan saya yang katakan, tapi Menhan yang ada di pemerintahan sekarang. Beliau ingin hal ini diketahui oleh rakyat Indonesia," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhan: Saya Pilih Jokowi, Kalau Tidak Tembak Mati Saja

Menhan: Saya Pilih Jokowi, Kalau Tidak Tembak Mati Saja

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 16:49 WIB

Debat Capres, Prabowo-Sandi Siapkan 'Senjata' Khusus Lawan Jokowi-Maruf

Debat Capres, Prabowo-Sandi Siapkan 'Senjata' Khusus Lawan Jokowi-Maruf

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 16:17 WIB

Pegiat HAM Ragukan Janji Prabowo Ungkap Kasus Penculikan Aktivis 98

Pegiat HAM Ragukan Janji Prabowo Ungkap Kasus Penculikan Aktivis 98

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 15:15 WIB

Inisiator Kamisan: Jokowi-Prabowo Adalah Pelindung dan Pelanggar Kasus HAM

Inisiator Kamisan: Jokowi-Prabowo Adalah Pelindung dan Pelanggar Kasus HAM

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 13:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×