Abu Bakar Baasyir Dibebaskan, Kubu Jokowi Bantah Demi Pilpres 2019

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 18 Januari 2019 | 19:42 WIB
Abu Bakar Baasyir Dibebaskan, Kubu Jokowi Bantah Demi Pilpres 2019
Kuasa hukum capres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (tengah) di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat , Jumat (18/1). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Jokowi Bebasakan Abu Bakar Baasyir, TKN: Rasa Kemanusiaan Harus Didahulukan

Kubu Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin, menepis anggapan narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir lewat pengampunan bertentangan dengan semangat memberantas teroris.

Ade Irfan Pulungan, Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, mengatakan alasan pembebasan tersebut lebih didasari atas nama kemanusiaan.

Ia mengungkapkan, keputusan yang diambil Jokowi tidak lain merupakan bentuk kepedulian terhadap Abu Bakar Baasyir.

Sebab, Abu Baakar Baasyir telah memasuki usia lanjut dan juga mempertimbangkan faktor kesehatannya.

"Apanya yang bertentangan? Itu kan artinya pemerintah dan Pak Jokowi menunjukkan kepedulian kepada Pak Abu Bakar Baasyir. Karena dia kan usianya sudah lanjut jadi tidak ada yang bertentangan," kata Ade saat dihubungi, Jumat (18/1/2019).

Terkait hal itu, Ade juga membantah ada pihak yang lantas mengait-kaitkan pembebasan Abu Bakar Baasyir dengan kepentingan politik.

Jokowi, kata Ade, lebih mengutamakan dalam mempertimbangkan faktor kesehatan daripada kepentingan politik.

"Ya mana yang harus didahulukan menyelamatkan seseorang misalnya, atau berpikir secara politik? Kondisi kesehatannya kan itu harus didahulukan, nanti kalau terjadi apa-apa lagi malah disalahkan Jokowi," ujarnya.

"Dibuat kebijakkan yang baik kan malah dibilang politis kan susah," imbuhnya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi membebaskan Abu Bakar Baasyir terpidana terorisme. Padahal, Abu Bakar Baasyri masih harus menjalankan hukuman penjara selama 6 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah: Karcis Mahal, Debatnya Mengecewakan

Fahri Hamzah: Karcis Mahal, Debatnya Mengecewakan

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 19:32 WIB

Usai Bebas, Abu Bakar Baasyir Bakal Tinggal di Rumah Anaknya

Usai Bebas, Abu Bakar Baasyir Bakal Tinggal di Rumah Anaknya

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 19:05 WIB

Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir, FPI: Kenapa Menjelang Pilpres 2019?

Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir, FPI: Kenapa Menjelang Pilpres 2019?

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 18:56 WIB

Adu Gaya Busana Para Istri di Debat Capres dan Cawapres Perdana

Adu Gaya Busana Para Istri di Debat Capres dan Cawapres Perdana

Lifestyle | Jum'at, 18 Januari 2019 | 18:13 WIB

Terkini

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:04 WIB

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB