KPU Ubah Format Debat Kedua, Pendukung Paslon dan Kisi-kisi Dihilangkan

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 21 Januari 2019 | 17:59 WIB
KPU Ubah Format Debat Kedua, Pendukung Paslon dan Kisi-kisi Dihilangkan
Debat capres - cawapres sesi pertama. (Suara.com/Muhaimin)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya memutuskan untuk mengubah format debat sesi kedua di Pilpres 2019. Setelah format debat diubah, KPU berharap nantinya bisa berjalan dengan baik dan menarik perhatian masyarkat, khususunya mereka yang belum menentukan pilihannya di Pemilu 2019.

Komisi KPU Wahyu Setiawan menuturkan, setidaknya ada tiga point format debat yang diubah dari debat sesi pertama. Untuk yang pertama, KPU memutuskan untuk tidak lagi menempatkan pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden berada di belakang panggung debat seperti halnya pada sesi debat pertama.

"Satu soal tata panggung, di belakang kandidat yang pas debat pertama kan ada orang-orang itu. Untuk debat kedua tidak. Kan gaduh, tidak tertib. Sebab kan KPU melayani rakyat, bulan melayani elite politik," kata Wahyu di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

Untuk yang kedua, Wahyu mengatakan KPU tidak lagi memberikan kisi-kisi pertanyaan kepada kedua timses maupun kandidat capres dan cawapres. Hal itu, kata Wahyu sebagai tindak lanjut atas masukan dari beberapa ahli dan masyarakat yang menilai jalannya debat sesi pertama tidak berjalan menarik lantaran adanya pemberian kisi-kisi pertanyaan sebelum debat.

"Kemudian bedanya adalah soal yang dibikin panelis pas kemarin kita beritahu ke calon, nah yang untuk debat kedua ini tidak diberitahukan," ujarnya.

Sementara itu, untuk pengubahan format debat yang ketiga KPU mengupayakan peran moderator debat untuk lebih dinamis. Dengan begitu, kata Wahyu diharapkan jalannya debat kedua Pilpres bisa berjalan lebih menarik.

"Ketiga peran moderator kita tambah supaya bisa memandu jalannya debat supaya lebih dinamis," pungkasnya.

Untuk diketahui, KPU tengah menggelar rapat evaluasi debat dan persiapan debat sesi kedua Pilpres. Rapat tersebut digelar tertutup dan dihadiri oleh perwakilan tim kampanye pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Debat sesi kedua dijadwalkan akan berlangsung di Hotel Sultan Jakarta pada 17 Februari 2019 mendatang. Pada debat sesi kedua hanya akan menampilkan capres nomor urut 01 Jokowi dan nomor urut 02 Prabowo. Adapun tema debat sesi kedua meliputi Energi dan Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup serta Infrastruktur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota KPU Tangsel dari Gerindra Disanksi Berat, Begini Kata Timses Jokowi

Anggota KPU Tangsel dari Gerindra Disanksi Berat, Begini Kata Timses Jokowi

News | Senin, 21 Januari 2019 | 15:50 WIB

Klaim Kisi-kisi Debat Tak Penting, Ini Penjelasan TKN Jokowi

Klaim Kisi-kisi Debat Tak Penting, Ini Penjelasan TKN Jokowi

News | Senin, 21 Januari 2019 | 15:27 WIB

Fadli Zon Dukung Debat Capres Tanpa Kisi-kisi

Fadli Zon Dukung Debat Capres Tanpa Kisi-kisi

News | Senin, 21 Januari 2019 | 12:03 WIB

Debat Perdana Dianggap Kaku, BPN Minta KPU Bikin Aturan Lebih Rileks

Debat Perdana Dianggap Kaku, BPN Minta KPU Bikin Aturan Lebih Rileks

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:16 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB