KPU Pikir-pikir Perpanjang Durasi Debat Kedua Capres-Cawapres

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 21 Januari 2019 | 22:12 WIB
KPU Pikir-pikir Perpanjang Durasi Debat Kedua Capres-Cawapres
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mempertimbangkan untuk menambah durasi waktu yang diberikan kepada masing-masing kandidat Calon Presiden saat debat kedua Pilpres 2019.  Usulan penambahan durasi itu debat kedua muncul seusai komisioner KPU menggelar rapat evaluasi dan persiapan debat sesi kedua yang dihadiri perwakilan tim kampanye pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Soal durasi harus diatur sedemikian rupa (agar) kandidat lebih banyak punya waktu untuk menyampaikan visi misinya," kata Arief di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

Meski begitu, Arief mengungkapkan pola debat sendiri nantinya tetap sama seperti saat debat sesi pertama. Hanya saja, detil waktu pada setiap segmennya akan disesuaikan.

"Polanya kan sudah diatur ada pertanyaan, ada pendalaman, ada debat antar kandidat. Tapi mungkin cara
mengatur detail alokasi waktunya setiap segmen mungkin akan kita sesuaikan. Misalnya, durasi untuk menjawab itu diperpanjang," ungkapnya.

Disamping itu, Arief mengungkapkan saat debat selanjutnya juga diusulkan untuk tidak lagi menggunakan lonceng sebagai penanda habisnya durasi waktu saat paslon memaparkan gagasan atau jawabannya atas pertanyaan yang diberikan. Lonceng penada habisnya waktu itu nantinya akan diubah dengan simbol-simbol warna.

"Misalnya durasi menjawabnya lebih diperlonggar enggak perlu bikin tengtong (lonceng). Tapi cukup misal kalau disediakan durasi tiga menit misal, satu menit pertama warnanya kuning, menit kedua warnanya hijau, menit ketiga warnanya biru, menit keempat warnanya merah. Jadi kandidat tau kalau warnanya merah itu sudah melebihi. Publik juga akan menilai loh kok melebihi durasi jadi enggak ada bunyi-bunyi tengtong jadi banyak ide tadi," ujarnya.

"Kita akan olah itu bagaimana membuat kandidat ini rileks sehingga dia mampu menyampiakan pesan-pesannya lebih baik, detail, mendalam," pungkasnya.

Untuk diketahui debat sesi kedua dijadwalkan berlangsung di Hotel Sultan Jakarta pada 17 Februari 2019 mendatang. Debat sesi kedua hanya akan menampilkan kandidat capres nomer urut 01 Jokowi dan nomor urut 02 Prabowo. Adapun tema debat sesi kedua yakni energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup serta ifrastruktur.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Sengaja Tampil Lebih Agresif Agar Prabowo Tak Bahas Kasus Novel?

Jokowi Sengaja Tampil Lebih Agresif Agar Prabowo Tak Bahas Kasus Novel?

News | Senin, 21 Januari 2019 | 22:01 WIB

Pengamat: Debat Tak Berjalan Natural karena Ada Capres Bawa Contekan

Pengamat: Debat Tak Berjalan Natural karena Ada Capres Bawa Contekan

News | Senin, 21 Januari 2019 | 18:00 WIB

Soal Debat Tanpa Kisi-kisi, Moeldoko: Jokowi Oke-oke Saja

Soal Debat Tanpa Kisi-kisi, Moeldoko: Jokowi Oke-oke Saja

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 19:53 WIB

Caleg Koruptor Diungkit, BPN: Bisa Serang Balik, Tapi Prabowo Tak Mau Gaduh

Caleg Koruptor Diungkit, BPN: Bisa Serang Balik, Tapi Prabowo Tak Mau Gaduh

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 17:13 WIB

Debat Perdana Dianggap Kaku, BPN Minta KPU Bikin Aturan Lebih Rileks

Debat Perdana Dianggap Kaku, BPN Minta KPU Bikin Aturan Lebih Rileks

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:16 WIB

Terkini

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

×