Kontroversi Tabloid Indonesia Barokah, Begini Kata Sandiaga Uno

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 24 Januari 2019 | 18:55 WIB
Kontroversi Tabloid Indonesia Barokah, Begini Kata Sandiaga Uno
Tabloid Indonesia Barokah. (Sukabumiupdate.com)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengakui prihatin atas beredarnya Tabloid Indonesia Barokah, pada masa kampanye Pilpres 2019.

Pasalnya, Sandiaga menyatakan ia dan Capres Prabowo maupun rival mereka, Jokowi – Maruf Amin, bersepakat tidak menggunakan kampanye hitam.

Tabloid Indonesia Barokah disebar ke tengah-tengah masyarakat melalui pengiriman yang dibungkus dalam amplop berwarna cokelat. Tabloid itu berisikan berita-berita yang tidak menguntungkan tendesius kepada salah satu pasangan peserta pilpres.

"Itu tentunya saya serahkan kepada aparat hukum, karena itu adalah bagian dari kampanye hitam, yang sudah sama-sama kita sepakati untuk tidak dilakukan," kata Sandiaga di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Kamis (24/1/2019).

"Tapi ternyata seperti tahun 2014 (Tabloid Obor Rakyat), versi 2019 sekarang keluar. Jadi ini membuat kami prihatin," sambungnya.

Akan tetapi Sandiaga meminta kepada seluruh pihak untuk tidak saling menyalahkan terkait beredarnya tabloid tersebut.

Dirinya lebih menginginkan setiap kubu peserta pilpres tak saling menjatuhkan sampai hari pencoblosan pada 17 April mendatang.

Untuk diketahui, Tabloid Indonesia Barokah yang beredar di tengah-tengah masyarakat menampilkan halaman depan berjudul Reuni 212: Kepentingan Umat Atau Kepentingan Politik?. Selain itu ada juga judul-judul kecil yang menyebut soal Hizbut Tahrir juga radikalisme.

Tabloid tersebut sudah beredar di Sukabumi berjumlah 106 amplop, yang disebar di beberapa kantor desa di daerah itu.

baca juga

Tak hanya Sukabumi, tabloid itu juga ditemukan di Jawa Tengah. Bawaslu Jateng yang mengawasi adanya peredaran tabloid tersebut menyebut kalau tabloid itu sudah menyebar di Kabupaten Blora, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Magelang ke setiap masjid.

Sementara Kamis hari ini, tabloid itu sudah masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk dibagikan ke sejumlah masjid serta pondok pesantren di Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tabloid Indonesia Barokah Beredar di Masjid Semarang Dikirim dari Bekasi

Tabloid Indonesia Barokah Beredar di Masjid Semarang Dikirim dari Bekasi

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 16:24 WIB

Dikirim dari Jakarta, 6 Ribu Eksemplar Tabloid Barokah Ditemukan di Jogja

Dikirim dari Jakarta, 6 Ribu Eksemplar Tabloid Barokah Ditemukan di Jogja

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 16:12 WIB

Enam Ribu Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah Ditahan di Yogyakarta

Enam Ribu Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah Ditahan di Yogyakarta

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 16:00 WIB

Kini, Tabloid Indonesia Barokah Disebar ke Masjid - masjid di Solo

Kini, Tabloid Indonesia Barokah Disebar ke Masjid - masjid di Solo

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 14:41 WIB

Terkini

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×