Didukung Masyarakat Adat Dayak, Jokowi Optimis Menang Besar di Kalimantan

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 26 Januari 2019 | 14:21 WIB
Didukung Masyarakat Adat Dayak, Jokowi Optimis Menang Besar di Kalimantan
Jokowi menghadiri deklarasi dukungan dari majelis dan masyarakat adat Dayak Nasional di Ballroom Season City Jakarta pada Sabtu (26/1/2019). (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut satu Joko Widodo (Jokowi) menghadiri deklarasi dukungan dari majelis dan masyarakat adat Dayak Nasional di Ballroom Season City Jakarta pada Sabtu (26/1/2019).

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, pada Pemilu 2014 dirinya menang di atas 60 persen di Kalimantan. Karenanya, ia memprediksi hasil Pilpres 2019 di Kalimantan tak terlalu jauh seperti 2014 silam.

"Kalau kita lihat, saya ingat di 2014 hampir di seluruh Kalimantan saat itu kemenangan kita di atas 60 persen. Hitung-hitungan kita dan dari hasil survei sekarang ini kelihatannya hampir-hampir sama," ujar Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi mengaku mendapat informasi ada provinsi di Kalimantan yang diprediksi paling menonjol hasil suaranya untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf. Namun ia enggan menyebut di mana provinsi di Kalimantan tersebut.

"Tapi ada satu provinsi (di Kalimantan) yang kelihatannya perolehannya sangat menonjol. Saya tidak usah sebutkan provinsi mana. Biar semuanya semangat berkompetisi, tetapi tadi bocoran saya ada 1 provinsi yang kelihatannya akan mendapatkan angka gede banget. Di sana teriak Kaliamantan Barat, di sana teriak Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah. Ya kita lihat nanti," kata dia.

Di kesempatan yang sama, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Cornelis MH mengatakan, acara tersebut merupakan bentuk dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

"Kami berkumpul di sini dalam rangka memberi dukungan kepada pak Jokowi. Dengan segala kerendahan hati, ini adalah pernyataan sikap dari dewan adat dayak dan masyarakat dayak seindonesia untuk memenangkan Jokowi," ucap Cornelis.

"Kami yakin Jokowi-Ma'ruf Amin akan mampu mengubah wajah Indonesia ke depan, menjadi negara yang kuat," sambung dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Habib Fahri: Tidak Semua Habib Dukung Prabowo-Sandiaga

Habib Fahri: Tidak Semua Habib Dukung Prabowo-Sandiaga

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 13:53 WIB

Moeldoko Tak Mau Jokowi Bernasib Seperti Hillary

Moeldoko Tak Mau Jokowi Bernasib Seperti Hillary

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 13:23 WIB

Meski Cuma Jokowi yang Tampil, Ma'ruf Amin Bakal Hadiri Debat Capres Kedua

Meski Cuma Jokowi yang Tampil, Ma'ruf Amin Bakal Hadiri Debat Capres Kedua

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 13:13 WIB

PDIP Targetkan Jokowi Menang 70 Persen di Jawa Timur

PDIP Targetkan Jokowi Menang 70 Persen di Jawa Timur

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 10:21 WIB

Split-ticket Voting Kubu Jokowi Meningkat, Mardani: Wajar

Split-ticket Voting Kubu Jokowi Meningkat, Mardani: Wajar

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 00:44 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB