DBD Mulai Mengancam, Sejumlah Kota Besar Masuk Fase Waspada

Fabiola Febrinastri

Rabu, 30 Januari 2019 | 10:05 WIB
DBD Mulai Mengancam, Sejumlah Kota Besar Masuk Fase Waspada
Ilustrasi nyamuk. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai mengancam kota-kota besar di Indonesia. Tak hanya di DKI Jakarta, DBD juga mulai merambah ke Botabek, Bandung, Jawa Barat, hingga kota besar lain di Pulau Jawa.

Pada Januari ini, tiga wilayah di Jakarta, misalnya, sudah masuk fase waspada DBD. Ketiga wilayah tersebut adalah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Ia menyebutkan, fase waspada DBD tersebut dipengaruhi oleh peningkatan curah hujan dan perubahan iklim.

Pada Februari dan Maret 2019, menyusul ketiga wilayah tadi, seluruh wilayah DKI Jakarta akan masuk dalam kategori waspada DBD.

"Kejadian DBD diprediksi akan meningkat beberapa hari atau beberapa minggu setelah musim hujan awal tahun 2019. Hal ini membuat seluruh wilayah DKI Jakarta masuk dalam kategori waspada pada Februari dan Maret," tambahnya.

Menurut data Dinas Kesehatan DKI, pada 1 Januari - 31 Desember 2018, tercatat 2.947 kasus DBD di DKI Jakarta. Adapun Insidence Rate (IR) tercatat 28,15/100.000 penduduk dengan dua kematian (case fatality rate/CFR 0,07 persen).

Berdasarkan sistem surveilans berbasis web milik Dinkes Provinsi DKI Jakarta, awal 2019, khususnya Januari, tercatat ada 111 kasus DBD (IR 1/100.000 penduduk).

Jika merujuk pada data-data peningkatan DBD, maka kini kawasan Tangerang, Bekasi, Depok, Sukabumi, bahkan Banjarmasin dan Pekanbaru, sudah mengalami peningkatan kasus DBD.

Perlu Pemberantasan Sarang Nyamuk
Pada kesempatan yang sama, Widyastuti juga mengungkapkan, prediksi yang diberikannya ini merupakan early warning system, yang diharapkan bisa meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman DBD.

Pihaknya juga telah mengirimkan surat edaran yang mencantumkan sosialisasi untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN), larvasidasi (pemberantasan jentik nyamuk), pelaksanaan fogging, dan hal terkait lainnya. Surat edaran ini telah diteruskan kepada para wali kota, camat, lurah, dan kader jumantik (juru pemantau jentik) untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Menurut Widyastuti, masyarakat bisa turut berpartisipasi menekan kasus DBD dengan meningkatkan kebersihan di sekitar kawasan tempat tinggalnya. Pelaksanaan fogging juga disarankan.

Jika ada warga yang mengalami demam tinggi selama lima hingga tujuh hari, Widyastuti menyarankan agar segera memeriksakan diri. Pihaknya juga telah mengimbau rumah sakit dan puskesmas untuk siaga dan menerima pasien.

Penyakit DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti. Jenis ini akan berkembang biak dengan cepat, terutama di musim penghujan seperti saat ini. Peningkatan curah hujan dan perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap perkembangan aedes aegypti.

Menangkal Nyamuk di Rumah
Berbagai cara dapat dilakukan untuk membasmi nyamuk dari rumah. Salah satunya dengan air purifier atau penjernih ruangan, yang sekaligus berfungsi sebagai penangkap nyamuk.

SHARP Plasmacluster Air Purifier dengan Mosquito Catcher bisa menjadi pilihan untuk melindungi keluarga Anda. SHARP Plasmacluster Air Purifier dapat berfungsi sebagai penjernih udara dan penangkap nyamuk yang bebas racun, sehingga tidak berbahaya bagi manusia, dan aman untuk buah hati Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan

Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan

Health | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:41 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Mitos Hidup Murah di Daerah: Gaji Lokal, tapi Harga Kebutuhan Nasional

Mitos Hidup Murah di Daerah: Gaji Lokal, tapi Harga Kebutuhan Nasional

Your Say | Selasa, 06 Januari 2026 | 13:20 WIB

Anak Rentan DBD Sepanjang Tahun! Ini Jurus Ampuh Melindungi Keluarga

Anak Rentan DBD Sepanjang Tahun! Ini Jurus Ampuh Melindungi Keluarga

Health | Sabtu, 20 September 2025 | 06:42 WIB

Anti Boncos! Ini 3 Link Aktif serta Trik Ampuh Berburu Saldo DANA Kaget Awal September

Anti Boncos! Ini 3 Link Aktif serta Trik Ampuh Berburu Saldo DANA Kaget Awal September

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 12:00 WIB

Jawa Barat Darurat DBD! Kasus Tertinggi Nasional, Kematian Mengintai: Apa yang Harus Dilakukan?

Jawa Barat Darurat DBD! Kasus Tertinggi Nasional, Kematian Mengintai: Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Bukan Cuma Murah, Ini 9 Motor Bekas yang Bikin Kamu Bebas Khawatir Biaya Perawatan

Bukan Cuma Murah, Ini 9 Motor Bekas yang Bikin Kamu Bebas Khawatir Biaya Perawatan

Otomotif | Minggu, 03 Agustus 2025 | 19:24 WIB

DBD Mengintai! Tasya Kamila Ajak Orang Tua Lakukan Hal Ini untuk Lindungi Keluarga

DBD Mengintai! Tasya Kamila Ajak Orang Tua Lakukan Hal Ini untuk Lindungi Keluarga

Health | Sabtu, 26 April 2025 | 06:55 WIB

Bocoran Skill Pekerjaan Paling Dicari di Kota Besar, Jangan Sampai Ketinggalan!

Bocoran Skill Pekerjaan Paling Dicari di Kota Besar, Jangan Sampai Ketinggalan!

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 18:45 WIB

Terkini

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×