Jokowi: Jangan Ngomong Lagi Tempe Setipis ATM dan Indonesia Bubar 2030

Minggu, 03 Februari 2019 | 04:30 WIB
Jokowi: Jangan Ngomong Lagi Tempe Setipis ATM dan Indonesia Bubar 2030
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi memberi semangat kepada ribuan pengusaha Semarang. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) tak ingin mendengar lagi pernyataan-pernyataan yang membangun pesimisme. Contohnya seperti pernyataan Indonesia yang akan punah pada 2030.

Ia menegaskan Indonesia tidak akan punah seperti prediksi yang pernah dilontarkan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

"Jangan sampai ada yang bilang Indonesia bubar 2030, jangan bilang Indonesia punah, tidak. Tatap kedepan optimisme tinggi," ujar Jokowi di hadapan ribuan pendukungnya di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/4/2019).

Jokowi kembali menyinggung bahwa isu-isu yang dibuat kubu Prabowo - Sandiaga Uno dari mulai isu selang cuci darah dipakai 40 orang, keluhan tempe setipis ATM, hingga rekayasa penganiayaan yang dilakukan Ratna Sarumpaet tersebut harus dihentikan.

Ia pun mengingatkan agar masyarakat mempraktikkan teknik berpolitik yang mengedepankan etika, tata krama, dan sopan santun. Sehingga politik di Indonesia tidak dicemari berita-berita fitnah, hoaks, dan berita bohong.

"Jangan ada ngomong lagi nanti selang darah dipakai 40 kali, jangan sampai ngomong lagi tempe setipis ATM, muka lebam-lebam dipukuli dan dianiaya padahal operasi plastik," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menerangkan saat ini masyarakat sudah cerdas dalam menerima informasi yang beredar media sosial. Ia pun menyebut pendukungnya yang hadir dia acara tersebut merupakan kaum yang intelektual yang bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat

"Dipikir masyarakat nggak mikir, masyarakat kita cerdas pintar, apalagi ini kaum intelektual," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi menduga isu-isu tersebut sengaja diarahkan kepada dirinya seakan pemerintah melakukan kriminalisasi. Namun dirinya senang kebohongan-kebohongan yang dilakukan kubu Prabowo-Sandiaga dengan sendirinya terbuka.

Baca Juga: Diperintah Kapolres Lumajang, Tim Cobra Tak Segan Tembak Pelaku Kejahatan

"Mau diarahkan ke saya bahwa yang aniaya itu kelompok 01, lalu ngomongnya kriminalisasi. Untung-untung nggak dapat ridho dari Allah, nggak usah dibuka, kebuka sendiri," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI