Kunci Sukses Pembangunan, Jokowi : Anggaran Jangan Diecer-Ecer

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 02 Februari 2019 | 23:15 WIB
Kunci Sukses Pembangunan, Jokowi : Anggaran Jangan Diecer-Ecer
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi mengaku telah berkeliling ke sejumlah daerah di Indonesia saat pertama menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia tahun 2014. Hampir 80 persen daerah di Indonesia menurutnya tidak fokus terhadap anggaran pembangunan.

Terkait itu, Jokowi langsung mengambil kebijakan seluruh anggaran difokuskan pada pembangunan, yakni pembangunan infrastruktur.

"Di 2014 itu 80 persen daerah gunakan anggaran diecer-ecer, tidak fokus. Kalau kita ecer-ecer anggaran, hasilnya apa? Baunya saja ndak kelihatan," kata Jokowi, dihadapan ribuan anggota Paguyuban Pengusaha Jawa Tengah, di Hotel MG Setos Semarang, Sabtu (2/2/2019).

Karenanya, di 2014 Jokowi langsung memutuskan konsentrasi pada satu pembangunan, yakni pembangunan infrastruktur mulai dari jalan tol, bandara, dan pelabuhan.

"Kalau konsentrasi, tak diecer-ecer (anggaran), ceknya gampang, anggaran bisa ditentukan dan kelihatan," ucap Jokowi.

Pembangunan infrastruktur, kata Jokowi, harus maksimal dan bisa dicontoh oleh negara lain.

"Sejak tahun 1978 kita bangun Tol Jagorawi sepanjang 50 kilometer itu sampai Malaysia, Vietnam, Thailand, bahkan Tiongkok sampai belajar dari kita bagaimana prosesnya, manajemennya," tutur Jokowi.

Berjalannya waktu, lanjut Jokowi, di 2014 atau rentang waktu 40 tahun Indonesia hanya mampu membuat 780 kilometer jalan tol. Kalah dengan Tiongkok yang mampu membuat sepanjang 280 ribu kilometer pasca mempelajari manajemen tol dari Indonesia.

"2014 mampu 780 kilometer, 2014 sampai 2018 kita mampu 782 kilometer, akhir tahun ini hitungan kita bisa 1854 kilometer dan ini masih lambat sekali, karena Tiongkok saja sudah mampu 280 ribu kilometer," tandas Jokowi.

baca juga

Oleh karena itu, maka pembangunan tol Trans Jawa, Trans Sumatera, dan Trans Papua menjadi kunci sukses dalam pembangunan. Dimana akan mempercepat akses mobilitas orang dan barang.

"Kalau dulu negara besar bisa mengalahkan negara kecil, sekarang tidak lagi berlaku, sekarang negara yang cepat mengalahkan negara yang lambat. Tol itu akan mempercepat akses orang dan barang, itu kuncinya dalam bersaing," terang Jokowi.

Usai infrastruktur jalan, fokus Jokowi berikutnya adalah pada pembangunan sumber daya manusia secara besar-besaran.

"Kita ingin kualitas intelektualitas kita gradenya lebih tinggi secara cepat. Begitu infrastruktur di bangun dan SDM dibangun dengan betul maka bersaing akan memudahkan kita," tukas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Bubar dan Punah Sendiri Saja, Jangan Ajak Rakyat Indonesia!

Jokowi: Bubar dan Punah Sendiri Saja, Jangan Ajak Rakyat Indonesia!

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 21:52 WIB

Jika Dilaporkan Kubu Prabowo, Jokowi Akan Suruh Jan Ethes Datang ke Bawaslu

Jika Dilaporkan Kubu Prabowo, Jokowi Akan Suruh Jan Ethes Datang ke Bawaslu

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 19:04 WIB

Temui Pendukung, Jokowi Disebut Cak dari Alumni Perguruan Tinggi Jatim

Temui Pendukung, Jokowi Disebut Cak dari Alumni Perguruan Tinggi Jatim

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 16:10 WIB

Jokowi Ingin Sistem Peringatan Dini Bencana Indonesia Layaknya Jepang

Jokowi Ingin Sistem Peringatan Dini Bencana Indonesia Layaknya Jepang

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 15:02 WIB

Mbah Moen Doakan Prabowo di Samping Jokowi, Apa Kata Amien Rais?

Mbah Moen Doakan Prabowo di Samping Jokowi, Apa Kata Amien Rais?

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB