Jokowi Kaget Didukung Alumni SMA Pangudi Luhur, Sekolah Sandiaga

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 07 Februari 2019 | 06:35 WIB
Jokowi Kaget Didukung Alumni SMA Pangudi Luhur, Sekolah Sandiaga
Jokowi dan Jusuf Kalla. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi kaget didukung Alumni SMA Pangudi Luhur. SMA Pangudi Luhur merupakan bekas sekolah Calon Wakil Presiden pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Uno.

Jokowi didukung perwakilan 50 angkatan SMA Pangudi Luhur Jakarta.

"Malam hari ini saya betul-betul kaget menerima dukungan dari anak-anak PL, alumni-alumni PL. Kagetnya bukan apa-apa sebenarnya tadi mau saya tanyakan kok yang didukung saya," kata Jokowi saat berpidato dalam acara Deklarasi Alumni PL Bersatu di The Energy SCBD Jakarta, Rabu (6/2/2019) malam.

Pada kesempatan itu sebanyak 848 orang hadir dalam acara yang dikemas dengan nuansa dan tema Lelaki Sejati. Jokowi sendiri menyambut baik digelarnya deklarasi tersebut dan banyak tertawa menjelang pidato.

Jokowi juga menerima souvenir sebuah sapu sebagai tanda amanat baginya jika terpilih kembali agar melakukan bersih-bersih di lingkup birokrasi.

"Yang hadir 848 alumni tapi kalau saya dengar suaranya seperti kayak suara 84.800 yang berkumpul di stasiun. Suara kenceng sangat militan, itulah tanda lelaki sejati. Tanda-tandanya seperti itu teriakannya kenceng," katanya.

Sebelumnya, Perwakilan Alumni PL Bersatu, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan, ia melihat sosok Jokowi sebagai presiden yang selalu mengutamakan kepentingan negara, bangsa, dan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Ia tidak pernah mendengar Jokowi mendahulukan kepentingan pribadi dan sosok yang tidak mempunyai beban masa lalu sehingga kebijakan yang diambil selalu untuk kepentingan bangsa dan negara.

"PL tidak dukung cawapres dari PL juga? Tapi kita anak alumni PL belajar dari Bapak jangan mendahulukan kepentingan golongan tapi kepentingan bangsa, bukan kepentingan PL saja tapi kepentingan rakyat," katanya dan disambut dengan teriakan dukungan yang antusias dari mereka yang hadir.

Pada kesempatan itu dilakukan deklarasi yang dibacakan oleh salah satu perwakilan dan diikuti oleh semua yang hadir.

"Kami alumni PL Bersatu menyatakan mendukung penuh pasangan Ir H Jokowi dan KH Ma'ruf Amin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi bangsa Indonesia. Hidup NKRI, hidup SPL," demikian bunyi deklarasi.

Hadir pada kesempatan itu, politisi PDIP yang juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama), dan Ketua TKN Erick Tohir. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Diam Terus, Ini 5 Serangan Balik Jokowi ke Prabowo

Ogah Diam Terus, Ini 5 Serangan Balik Jokowi ke Prabowo

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 22:19 WIB

Prabowo Curhat Tak Dikasih Pinjaman di Bank-bank Indonesia

Prabowo Curhat Tak Dikasih Pinjaman di Bank-bank Indonesia

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 21:16 WIB

Presiden Jokowi Minta Layanan Pertanahan Mulai Tahun Ini Berbasis Digital

Presiden Jokowi Minta Layanan Pertanahan Mulai Tahun Ini Berbasis Digital

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 20:22 WIB

JK: Propaganda Rusia Jokowi Seperti Bika Ambon

JK: Propaganda Rusia Jokowi Seperti Bika Ambon

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 18:18 WIB

Terkini

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB