Mardani Ali Sera Kaitkan Maraknya Bencana Alam dengan Hukum Tak Adil

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 11 Februari 2019 | 22:15 WIB
Mardani Ali Sera Kaitkan Maraknya Bencana Alam dengan Hukum Tak Adil
Nama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, pemimpin Indonesia kurang peka terhadap bencana yang marak terjadi.

Mardani meyakini, bencana yang kerap menimpa Bumi Pertiwi disebabkan alam mulai bosan terhadap ketidakadilan.

Melalui cuitan di akun Twitter miliknya @MardaniAliSera, Mardani menilai seharusnya pemimpin lebih memahami berbagai pertanda yang muncul dari alam. Berbagai bencana yang belakangan terjadi di Indonesia merupakan pertanda besar.

“Bencana silih berganti, seharusnya pemimpin paham tanda-tanda alam yang mulai bosan,” demikian bunyi cuitan Mardani sebagaimana dikutip Suara.com, Senin (11/2/2019).

Mardani yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini meyakini, tidak akan lama lagi hukum di Indonesia akan dapat ditegakkan dan penuh keadilan.

Meski demikian, Mardani yang juga anggota Fraksi PKS yang notabene pendukung capres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga ini, tak menjelaskan secara rinci maksud dari cuitannya itu.

“Insya Allah sebentar lagi hukum akan tegak dan adil, serta ulama harus dimuliakan,” ungkap Mardani.

Sejak diunggah pada Senin pukul 19.10 WIB, sedikitnya sudah ada 589 orang yang menyukai unggahan Mardani dan 43 orang mengomentarinya. Sejumlah warganet ikut mengomentari kepemimpinan rezim saat ini yang dinilai tidak peka.

“Bencana datang silih berganti tiada berhenti di Indonesiaku, pemimpin seharusnya intropeksi diri, kenapa tanah tumpah darahku mengamuk,” ujar seorang warganet.

“Mana ada mereka paham akan tanda-tanda? Yang mereka paham kekuasaan yang abadi dan keserakahan,” ungkap warganet lain.

Namun, tak sepenuhnya warganet setuju terhadap pernyataan Mardani. Beberapa warganet justru menyerang balik Mardani.

“Berarti bencana yang datang karena Jokowi yang mengatur begitu?” tanya seorang warganet.

“Dan alam lebih bosan lagi kalau kerja anggota terhormat hanya tweet terus, makan gaji haram,” ungkap seorang warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terima Dua Nama Cawagub DKI Diumumkan, Taufik Telepon Petinggi PKS

Tak Terima Dua Nama Cawagub DKI Diumumkan, Taufik Telepon Petinggi PKS

News | Senin, 11 Februari 2019 | 21:32 WIB

Perbedaan Tim Jokowi dan Prabowo Tanggapi Penetapan Tersangka Ketum PA 212

Perbedaan Tim Jokowi dan Prabowo Tanggapi Penetapan Tersangka Ketum PA 212

News | Senin, 11 Februari 2019 | 21:20 WIB

CEK FAKTA: Maher Zein Pose Dua Jari, Dukung Capres - Cawapres Nomor 2?

CEK FAKTA: Maher Zein Pose Dua Jari, Dukung Capres - Cawapres Nomor 2?

News | Senin, 11 Februari 2019 | 19:44 WIB

Muhammadiyah Tak Mau Dilibatkan Dukung Mendukung Jokowi - Prabowo

Muhammadiyah Tak Mau Dilibatkan Dukung Mendukung Jokowi - Prabowo

News | Senin, 11 Februari 2019 | 19:00 WIB

Dua Nama Cawagub DKI Diumumkan, Gerindra Sebut PKS Tidak Sopan

Dua Nama Cawagub DKI Diumumkan, Gerindra Sebut PKS Tidak Sopan

News | Senin, 11 Februari 2019 | 17:59 WIB

Terkini

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB