GP Ansor Sindir Fadli Zon: yang Menista Ulama Mudah-mudahan Diberi Hidayah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 14 Februari 2019 | 15:14 WIB
GP Ansor Sindir Fadli Zon: yang Menista Ulama Mudah-mudahan Diberi Hidayah
[Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]

Suara.com - Sayap organisais pemuda NU, GP Ansor mendesak Fadli Zon meminta maaf karena membuat puisi Doa yang Tertukar. Puisi Doa yang Tertukar dicurigai tertuju ke Kyai Mbah Moen.

Ratusan anggota Ansor wilayah Banten menggelar Rakorwil dan doa bersama di Markas Besar PWNU Banten, Kemang, Kota Serang, Rabu (13/2/2019) kemarin. Dalam agendanya mereka mendesak Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon untuk menyampaikan permohonan maaf terhadap ulama.

Mereka menilai puisi yang berjudul Doa Yang Tertukar merupakan bentuk ketidakhormatan terhadap ulama. Ketua PW Ansor Banten, Ahmad Nuri meminta kepada Fadli Zon untuk menyampaikan segera permohonan maaf kepada ulama. Sebab, permohonan maaf tersebut dapat meredam emosi Ansor di wilayah Banten.

“Siapaun yang menista ulama mudah-mudahan diberi hidayah dan diberikan kesadaran ruh akal budi. Sehingga dia minta maaf pada ulama. Apalagi di tengah proses bangsa ke depan ini perlu persatuan dan penghormatan termasuk penghormatan pada ulama. Kami berharap dengan doa bersama ini dia diberi hidayah dan sebuah keluasan kearifan untuk minta maaf pada ulama sehingga proses perdebatan tentang penista ulama bisa selesai,” ujarnya.

Ia menilai puisi Fadli Zon tidak ada penghormatan terhadap ulama. Menurutnya puisi tersebut bentuk peninstaan teehadap ulama. Menurutnya keyakinan Ansor, ulama perlu dihormati dan ditazimi. Tapi tiba tiba ulama dituduh sebagai pembajak doa dan lain hal.

“Oleh karena itu kami kira kepada Fadli Zon untuk minta maaf lah. Kami butuh persatuan dan harmoni meskipun ada perbedaan dalam kontenstasi politik ke depan. Kami pemuda NU di Banten berharap ada kearifan dan kelegowoan, ada juga kesadaran mohon maaaf pada ulama. Apa sulitnya sih menyampaikan maaf terhadap ulama. Jadi jangan merasa benar sendiri. Semoga doa ini menjadi karomah bagi semuanya, jangan sampe terjadi kewalat lah kalau tidak minta maaf terhadap ulama. Karena kami yakin kiai-kiai NU ini penuh dengan karomah. Kita mendoakan kebaikan agar dia diberi hidayah untuk memohon maaf,” katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puisi Baru Fadli Zon, Sajak Orang Kaget: Kecebong Hingga Mikrofon Mematuk

Puisi Baru Fadli Zon, Sajak Orang Kaget: Kecebong Hingga Mikrofon Mematuk

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 11:05 WIB

Fadli Zon Kasihan Melihat Jokowi Kaget Karena Harga Tiket Pesawat Naik

Fadli Zon Kasihan Melihat Jokowi Kaget Karena Harga Tiket Pesawat Naik

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 21:06 WIB

Fadli Zon Tak Mau Minta Maaf ke Mbah Moen, Ketum PPP: Sekarepmu Lah!

Fadli Zon Tak Mau Minta Maaf ke Mbah Moen, Ketum PPP: Sekarepmu Lah!

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 15:17 WIB

Bela Amien Rais, Fadli Zon: Kalau Jokowi Pantas Dikritik Kenapa Tidak

Bela Amien Rais, Fadli Zon: Kalau Jokowi Pantas Dikritik Kenapa Tidak

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 21:14 WIB

Terkini

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:17 WIB

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:47 WIB

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB