Tewaskan Dua Bocah di Bogor, Granat GLM Punya Radius Mematikan 25 Meter

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 15 Februari 2019 | 15:09 WIB
Tewaskan Dua Bocah di Bogor, Granat GLM Punya Radius Mematikan 25 Meter
Denpal Bogor Letkol Cpl Asep Rahmatsyah saat di lokasi peledakan granat. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Komandan Detasemen Peralatan (Denpal) Bogor Letkol Cpl Asep Rahmatsyah mengatakan ledakan granat Granade Launcher Mortir (GLM) yang menewaskan dua anak di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, memiliki radius mematikan hingga jarak 25 meter. Bahkan, kata dia, granat itu dibuat khusus untuk menghancurkan tubuh musuh di medan perang.

"Radius jarak mematikannya sekitar 10-25 meter, granat itu khusus untuk hancurkan personel, bukan untuk bangunan atau tank," kata Asep, saat ditemui Suara.com, di lokasi, Jumat (15/2/2019).

Asep menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap sisa-sisa ledakan dipastikan granat tersebut bukanlah jenis granat tangan. Melainkan, granat ini yang dilontarkan menggunakan senjata.

Jenis granat GLM yang tewas dua bocah di Bogor. (Suara.com/Rambiga)
Jenis granat GLM yang tewas dua bocah di Bogor. (Suara.com/Rambiga)

"Hasil kesimpulan sementara, dari serpihan dan keterangan orangtua korban yang pernah melihat bentuknya itu bukan jenis granat tangan, tetapi jenis GLM masih kategori granat tapi cara kerjanya yang berbeda harus dengan senjata pelontar," jelas Asep.

Kekinian, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap serpihan granat dari lokasi kejadian untuk mengetahui secera detail asal-usul granat tersebut.

"Untuk tahunnya kapan, udah lama apa belum, buatan mana kami belum bisa pastikan karena kami temukan hanya tinggal serpihan-serpihan kecil saja. Tapi kita akan telusuri karakteristik granat itu," tutup Asep.

Sebelumnya, dua anak bernama Muhammad Mubarok (10) dan Muhammad Doni (14) tewas akibat ledakan granat GLM di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor pada Kamis (14/2/2019) kemarin. Granat tersebut didapat dari area Lapangan Tembak TNI AD dan dimainkan kedua korban bersama temannya Khoirul Islami (10). Beruntung Khorirul selamat dan masih dirawat di RSUD Leuwiliang.

Kontributor : Rambiga

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Granat Meledak di Kawasan Militer Tewaskan Anak, TNI: Warga Dilarang Masuk

Granat Meledak di Kawasan Militer Tewaskan Anak, TNI: Warga Dilarang Masuk

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 20:13 WIB

Tewas Kena Longsor, Rifki Tak Mau Ditinggal Sang Ayah Saat Dimandikan

Tewas Kena Longsor, Rifki Tak Mau Ditinggal Sang Ayah Saat Dimandikan

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 14:11 WIB

Keluarga Cabut Laporan, Polisi Tetap Selidiki Kasus Sembako Maut

Keluarga Cabut Laporan, Polisi Tetap Selidiki Kasus Sembako Maut

News | Selasa, 08 Mei 2018 | 15:06 WIB

Sandiaga Minta Isu Bocah Tewas Saat Bagi Sembako Tak Dipolitisasi

Sandiaga Minta Isu Bocah Tewas Saat Bagi Sembako Tak Dipolitisasi

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 13:51 WIB

Sandiaga Jembatani Pertemuan Keluarga Bocah yang Tewas dan Panpel

Sandiaga Jembatani Pertemuan Keluarga Bocah yang Tewas dan Panpel

News | Selasa, 01 Mei 2018 | 09:37 WIB

Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas di Pengering Mesin Cuci

Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas di Pengering Mesin Cuci

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 07:14 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×