Granat Meledak di Kawasan Militer Tewaskan Anak, TNI: Warga Dilarang Masuk

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 14 Februari 2019 | 20:13 WIB
Granat Meledak di Kawasan Militer Tewaskan Anak, TNI: Warga Dilarang Masuk
Bekas pecahan dari granat yang meledak dan menewaskan anak. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Sebuah granat GLM yang meledak dan menewaskan anak bernama Muhammad Mubarok (10) di Lapangan Tembak, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat merupakan area latihan TNI AD. Area tersebut steril dan tidak sembarang orang bisa masuk.

"Itu area latihan TNI AD, jadi memang khusus militer dan warga sipil dilarang masuk. Jaraknya sekitar 2 kilometer dari pemukiman warga," kata Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Harry Eko Sutrisno, kepada Suara.com, Kamis (14/2/2019).

Harry menjelaskan, korban bersama dua rekannya Muhammad Doni (14) dan Khoirul Islami (10) menemukan granat tersebut ketidak tidak ada jadwal latihan prajurit. Ia menduga granat itu sudah lama.

"Saya jelaskan saat kejadian tidak ada jadwal latihan di sana. Kemungkinan granat itu terkubur lama kemudian digali dan dimainkan anak-anak dengan cara dipukul pemicunya sehingga meledak," jelasnya.

Korban akibat ledakan granat di Bogor, Jawa Barat. (Suara.com/Rambiga)
Korban akibat ledakan granat di Bogor, Jawa Barat. (Suara.com/Rambiga)

Kekinian, pihaknya sudah mendatangi keluarga korban dan bekerjasama dengan kepolisian untuk menangani kasus ini. Ia mengimbau agar masyarajat tidak masuk ke area tersebut karena kawasan militer.

"Kita sudah datangi dan kasih bantuan buat korban, tapi ini kan bukan sepenuhnya kesalahan kita. Kita juga imbau agar masyarakat tidak masuk ke kawasan itu, karena khusus untuk latihan militer," tutupnya.

Sebelumnya, seorang anak bernama Muhammad Mubarok (18) meninggal dunia akibat ledakan granat di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sekitar pukul 14.00 WIB siang tadi.

Saat itu, korban bersama dua temannya Muhammad Doni (14) dan Khoirul Islami (10) diketahui bermain di sekitar lokasi Lapangan Tembak dan menemukan granat GLM. Namun, granat itu dibawa pulang dan dimainkan dengan cara dipukul sehingga meledak.

Kontributor : Rambiga

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dimainkan Seperti Bola Kasti, Bocah 10 Tahun Tewas Kena Ledakan Granat

Dimainkan Seperti Bola Kasti, Bocah 10 Tahun Tewas Kena Ledakan Granat

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 18:33 WIB

Dikirim Bersama Kentang Impor, Granat Perang Dunia I Ditemukan di Hong Kong

Dikirim Bersama Kentang Impor, Granat Perang Dunia I Ditemukan di Hong Kong

News | Senin, 04 Februari 2019 | 13:06 WIB

Setelah Gereja Giliran Masjid di Filipina Dibom, 4 Jemaah Tewas

Setelah Gereja Giliran Masjid di Filipina Dibom, 4 Jemaah Tewas

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 13:43 WIB

Temukan Granat Perang Dunia II, Satu Restoran Dievakuasi

Temukan Granat Perang Dunia II, Satu Restoran Dievakuasi

Tekno | Rabu, 30 Januari 2019 | 07:10 WIB

Polisi Didesak Segera Ungkap Kaburnya Bule Prancis Penyelundup Narkoba

Polisi Didesak Segera Ungkap Kaburnya Bule Prancis Penyelundup Narkoba

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 05:49 WIB

Terkini

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

×