Prabowo Sebut Banyak Perusahaan Melakukan Kongkalikong dengan Pejabat

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Minggu, 17 Februari 2019 | 21:31 WIB
Prabowo Sebut Banyak Perusahaan Melakukan Kongkalikong dengan Pejabat
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tiba untuk mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Debat kedua yang diikuti capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tersebut mengangkat tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. [Antara Foto/Rivan Awal Lingga/aww]

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akan menindak perusahaan yang kedapatan merusak lingkungan atau membuang limbah industri sembarangan jika menang Pemilu 2019. Hal ini disampaikan Prabowo dalam debat Capres kedua di Pilpres.

"Harus dilakukan dengan tegas, terhadap perusahaan-perusahaan yang tidak melaksanakan ketentuan-ketentuan di banyak tempat. Selama puluhan tahun perusahaan besar justru melanggar, meninggalkan limbah nggak mau bayar pajak yang sebenarnya untuk bersihkan limbah," ujar Prabowo di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Kemudian Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyebut banyak pemilik perusahaan melakukan kongkalikong dengan pejabat. Sehingga mereka tidak memenuhi kewajibannya.

"Saya akan menegakan pemerintah yang bersih, nggak akan melangar pencemaran lingkungan," kata dia.

Lebih jauh Prabowo menambahkan, ia akan memisah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan jika pasangan Prabowo - Sandiaga menang. Ia menyebut tidak tepat jika Lingkungan Hidup digabung dengan Kehutanan dalam satu kementerian seperti saat ini.

"Ini segera akan kita pisahkan. Sehingga akan dipisahkan, nggak jadi satu, izin akan kita percepat nggak ada jalan pintas," kata Prabowo.

Untuk diketahui, debat kedua capres di Pemilu 2019 berlangsung di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Minggu malam, dan dipandu oleh dua moderator yakni Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.

Dalam debat ini, hanya diikuti oleh kedua capres, yakni Jokowi dan Prabowo. Keduanya akan berdebat mengenai persoalan infrastruktur, energi dan pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup. Debat dibagi dalam 6 segmen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Jokowi, Prabowo: Bicara Industri 4.0, Tapi Belum Bisa Bela Petani

Sindir Jokowi, Prabowo: Bicara Industri 4.0, Tapi Belum Bisa Bela Petani

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 21:25 WIB

Jokowi Skakmat: Saya Tahu Pak Prabowo Punya Lahan Besar di Kaltim dan Aceh

Jokowi Skakmat: Saya Tahu Pak Prabowo Punya Lahan Besar di Kaltim dan Aceh

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 21:24 WIB

Bastian Steel: Siapapun Presidennya, yang Penting Indonesia Maju!

Bastian Steel: Siapapun Presidennya, yang Penting Indonesia Maju!

Entertainment | Minggu, 17 Februari 2019 | 21:24 WIB

Prabowo Tuding Pembangunan Infrastruktur Jokowi Tanpa Studi Kelaikan

Prabowo Tuding Pembangunan Infrastruktur Jokowi Tanpa Studi Kelaikan

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 21:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×