Usai Debat, Ada Perang @JokowiBohongLagi versus #02GagapUnicorn

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 18 Februari 2019 | 17:47 WIB
Usai Debat, Ada Perang @JokowiBohongLagi versus #02GagapUnicorn
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri), Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) dan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) menyanyikan Indonesia Raya saat sebelum memulai debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Seusai debat kedua Pilpres 2019 dihelat, Minggu (17/2) malam, banyak warganet yang mulai beropini mengemukakan pendapatnya di media sosial.

Sehari setelah debat berlangsung, Senin (18/2/2019),mucul perang tagar #JokowiBohongLagi dan #02GagapUnicorn di media sosial.

Dalam Debat Pilpres kedua yang mengangkat tema mengenai persoalan energi, sumber daya alam, lingkungan hidup, pangan dan infrastruktur, sosok capres nomor urut 01 Joko Widodo dinilai banyak menyampaikan kebohongan.

Selama debat berlangsung, Jokowi banyak menyajikan data yang dinilai tidak sesuai dengan fakta.

Salah satu data yang paling banyak disoroti oleh warganet adalah, klaim Jokowi soal tak ada kebakaran hutan terjadi selama tiga tahun terakhir.

Namun, merujuk pada data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sepanjang 2016 ada 14.604,8 hektar hutan terbakar, pada 2017 sebanyak 11.127,49 hektar lahan hutan terbakar dan pada 2018 ada sebanyak 4.666,39 hektar lahan hutan yang terbakar.

Banyak warganet yang kecewa terhadap Jokowi. Sebab, Jokowi dinilai hendak menutupi fakta sebenarnya dengan menyajikan data palsu.

Berbagai tanggapan dari warganet pun menghiasi media sosial hingga membawa tagar #JokowiBohongLagi menduduki posisi kedua dalam urutan topic terhangat yang dibahas di Indonesia.

Sementara tagar #02GagapUnicorn tak kalah membahananya dengan tagar #JokowiBohongLagi di media sosial.

baca juga

Dalam salah satu segmen menunjukkan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tak memahami makna unicor nyang dipertanyakan oleh Jokowi.

“Maksud bapak unicorn yang online-online itu?" tanya Prabowo dalam debat.

Melihat reaksi Prabowo itu, sejumlah warganet banyak memberikan komentar di media sosial. Warganet menduga unicorn yang ada dalam pikiran Prabowo adalah unicorn si kuda poni lucu yang bisa terbang.

Tak kalah heboh dengan tagar #JokowiBohongLagi, tagar #02GagapUnicorn menembus posisi ke-6 dalam dalam urutan topik terhangat yang dibahas di Indonesia.

Dalam dunia startup, istilah unicorn bukan sesuatu yang baru. Istilah ini biasanya digunakan untuk mendeskripsikan perusahaan startup yang sukses dan sudah mengantongi valuasi lebih dari USD 1 miliar.

Di Indonesia ada 4 startup yang telah menjadi unicorn, yakni Tokopedia, BukaLapak, Traveloka, dan Gojek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Dituding Tak Paham Unicorn, Kubu Jokowi: Sudah Berumur

Prabowo Dituding Tak Paham Unicorn, Kubu Jokowi: Sudah Berumur

News | Senin, 18 Februari 2019 | 17:40 WIB

Greenpeace Ungkap Oligarkis Penguasa Tambang di Barisan Jokowi dan Prabowo

Greenpeace Ungkap Oligarkis Penguasa Tambang di Barisan Jokowi dan Prabowo

News | Senin, 18 Februari 2019 | 17:35 WIB

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu, Dinilai Memfitnah Prabowo soal Lahan

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu, Dinilai Memfitnah Prabowo soal Lahan

News | Senin, 18 Februari 2019 | 17:18 WIB

Timses Prabowo: Kami Tidak Menuduh Jokowi Gunakan Earpiece Saat Debat

Timses Prabowo: Kami Tidak Menuduh Jokowi Gunakan Earpiece Saat Debat

News | Senin, 18 Februari 2019 | 17:06 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:01 WIB

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:58 WIB

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:56 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

×