Sandiaga Anggap Jokowi Serang Pribadi Prabowo di Debat Pilpres 2019

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 18 Februari 2019 | 20:43 WIB
Sandiaga Anggap Jokowi Serang Pribadi Prabowo di Debat Pilpres 2019
Sandiaga Uno. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menganggap Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) sudah menyerang pribadi Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto soal kepemilikan 340 ribu hektare lahan di Kalimantan dan Aceh saat debat kedua Pilpres 2019.

“Iya, kami menganggapnya itu menyerang pribadi,” kata Sandiaga di Prabowo – Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).

Pada saat debat, Jokowi sempat menyinggung soal kepemilikan lahan yang cukup luas yang dimiliki Prabowo. Lahan tersebut, kata Jokowi, berada di Kalimantan Timur seluas 220 ribu hektare dan di Aceh Timur sebesar 120 ribu hektare.

Meski demikian, Sandiaga enggan menyebut kalau Jokowi tidak etis dalam debat. Dirinya lebih menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai apa yang dilakukan Jokowi.

“Saya nggak mau ngomong itu biar masyarakat yang menilai,” ujarnya.

Meskipun diserang Jokowi dengan menyinggung soal ranah pribadi, Prabowo di penghujung debat sempat menjelaskan soal lahan di Kalimatan dan Aceh tersebut. Prabowo mengatakan kalau yang disinggung Jokowi itu ialah hak guna usaha (HGU) namun tetap milik negara.

Sandiaga mengungkapkan kalau jawaban Prabowo itu tidak dipersiapkan sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan keduanya telah sepakat apabila tidak akan menyerang lawan meskipun dalam kondisi tengah diserang.

“Itu nggak disiapkan terus terang, saya secara apa-adanya bilang, karena kesepakatan kan tak menyerang pribadi, karena kan ini tentang Indonesia,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Dianggap Tak Bisa Sebut Unicorn, BPN: Bahasa Inggrisnya Blepotan

Jokowi Dianggap Tak Bisa Sebut Unicorn, BPN: Bahasa Inggrisnya Blepotan

News | Senin, 18 Februari 2019 | 17:59 WIB

Usai Debat, Ada Perang @JokowiBohongLagi versus #02GagapUnicorn

Usai Debat, Ada Perang @JokowiBohongLagi versus #02GagapUnicorn

News | Senin, 18 Februari 2019 | 17:47 WIB

Sandiaga Tak Yakin Jokowi Gunakan Earpiece Saat Debat dengan Prabowo

Sandiaga Tak Yakin Jokowi Gunakan Earpiece Saat Debat dengan Prabowo

News | Senin, 18 Februari 2019 | 15:44 WIB

Klaim Tak Rugi SBY Absen Kampanye, BPN: AHY Punya Pangsa Pemilih Milenial

Klaim Tak Rugi SBY Absen Kampanye, BPN: AHY Punya Pangsa Pemilih Milenial

News | Senin, 18 Februari 2019 | 15:17 WIB

Tudingan Pulpen Canggih di Debat, TKN: Politik Kambing Hitam Kubu Prabowo

Tudingan Pulpen Canggih di Debat, TKN: Politik Kambing Hitam Kubu Prabowo

News | Senin, 18 Februari 2019 | 14:34 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB