Festival Pecinan 2019 Tampilkan Budaya Betawi - China di Glodok

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 19 Februari 2019 | 21:53 WIB
Festival Pecinan 2019 Tampilkan Budaya Betawi - China di Glodok
Festival Pecinan di Jaarta. (Suara.com/ Fakhri Fuadi)

Suara.com - Masyarakat Jakarta dapat merasakan suasana yang kental campuran budaya Betawi - China di tengah hiruk pikuk Ibu Kota. Hal ini tersaji di Festival Pecinan selama dua hari di Jalan Pantjoran Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, Selasa (19/2/2019).

Acara ini bertujuan untuk menyemarakkan Cap Go Meh atau lambang hari ke-15 dan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia. 

Berdasarkan pantauan Suara.com, sepanjang jalan Pantjoran atau di depan Pancoran Chinatown point pun disulap menjadi festival yang meriah meskipun sempat diguyur hujan lebat pada Selasa malam.

Ornamen merah khas budaya China yang melambangkan keceriaan serta keberuntungan pada tahun baru memenuhi sepanjang festival. Tak lupa sajian beragam jajanan khas Betawi seperti kerak telor, laksa, toge goreng, dan beragam chinese food tersedia bagi para pengunjung.

"Di sini ramai pengunjungnya, dari siang jualan udah mau abis. Kan ini acara betawi juga, jadi harus ada kerak telor, tapi masih banyak lagi makanan betawi," ujar Abil salah satu penjaja makanan.

Untuk acara utama dimeriahkan oleh pertunjukan di panggung di tengah festival. Pada siang harinya pengunjung dapat menyaksikan atraksi khas Tiongkok, barongsai. Lalu di malam hari akan diselimuti alunan lembut keroncong asli Betawi.

Untuk memeriahkan acara, panitia juga menampilkan pagelaran tari dan musik, parade Koko dan Cici, Potechi Cinwa, Tari 1.000 Tangan Dewi Khuan Im, gambang kromong, ondel-ondel.

Perpaduan dua budaya berbeda yang dituangkan dalam festival ini seperti menyampaikan pesan tersirat sendiri.

"Iye Kita bisa ngerasain budaya China ama Betawi disini. Ini namanya indahnye Perbedaan," ujar Bang Aden host acara yang kerap menunjukan keahlian berpantun diatas panggung.

baca juga

Acara yang diprakarsai Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat ‎ini akan digelar selama dua hari, tanggal 19 - 20 Februari 2019.

Selama acara berlangsung akan dilakukan pemberlakuan satu jalur si sisi utara Jalan Pantjoran. Terlihat juga beberapa unit personil kepolisian turut mengamankan festival. (Fakhri Fuadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Perayaan Cap Go Meh, Anies Bicara Peruntungan di Tahun Babi Tanah

Ikut Perayaan Cap Go Meh, Anies Bicara Peruntungan di Tahun Babi Tanah

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 19:18 WIB

Ribuan Warga Nonton Cap Go Meh, Walkot Bogor: Menjaga Warisan Budaya

Ribuan Warga Nonton Cap Go Meh, Walkot Bogor: Menjaga Warisan Budaya

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 19:07 WIB

1.200 Personel sampai Penjinak Bom Jaga Cap Go Meh di Bogor

1.200 Personel sampai Penjinak Bom Jaga Cap Go Meh di Bogor

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 13:42 WIB

Yayasan Vihara Dharma Bhakti Ajak Warga Tionghoa Maknai Imlek untuk Berbagi

Yayasan Vihara Dharma Bhakti Ajak Warga Tionghoa Maknai Imlek untuk Berbagi

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 12:19 WIB

Polisi Incar Ormas yang Larang  Umat Muslim Hadiri Cap Go Meh

Polisi Incar Ormas yang Larang Umat Muslim Hadiri Cap Go Meh

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 18:42 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×