Pertemuan Rahasia Jokowi - Bos Freeport, Sudirman Said: Saya Tak Bohong

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 21 Februari 2019 | 22:18 WIB
Pertemuan Rahasia Jokowi - Bos Freeport, Sudirman Said: Saya Tak Bohong
Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto -Sandiaga Uno, Sudirman Said. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Sudirman Said menekankan dirinya tidak berbohong soal pertemuan rahasia antara Presiden Jokowi dan Bos Freeport. Sebab pernyataannya itu direspons oleh Yustinus Prastowo, Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA).

Dalam tulisan opininya, Kamis (21/2/2019), Yustinus mempertanyakan pernyataan Sudirman itu berbeda dari pernyataan pada 2015 lalu. Yustinus pun mengingatkan hasil wawancara Sudirman Said yang diterbitkan oleh Majalah Tambang Edisi November 2015 lalu. Menurutnya, Sudirman dalam wawancara itu mendukung penuh pertemuan Jokowi dan Moffett yang terkesan rahasia. Bahkan Sudirman saat itu membantah kesan rahasia dalam pertemuan itu.

Yustinus pun menyebut pernyataan Sudirman Said kini telah berubah dan tak jujur. Dalam kicauan di Twitternya, Yustinus mengunggah foto halaman Majalah Tambang yang berisi wawancara dengan Sudirman.

"Silakan simak wawancara Bang @sudirmansaid di Majalah TAMBANG Nov 2015. Beliau menjelaskan detail dan lugas kenapa Presiden Jokowi bertemu Jim Moffet. Kenapa Bang Dirman tak jujur? Kenapa Anda berubah? Siapa yang berbohong?" kicaunya.

Tulisan Yustinus pun langsung direspons oleh Sudirman Said. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang kini berada di kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu menuliskan sebuah tulisan opini yang juga diterbitkan oleh laman Bisnis.com, Kamis. Tulisan itu berjudul Mas Prastowo, Aku Masih Seperti Yang Dulu... yang berisi jawaban atas anggapan Yustinus bahwa ucapannya saat ini berbeda dengan 2015 lalu.

Dalam tulisan itu, Sudirman menjelaskan bahwa pernyataannya pada Rabu (20/2/2019) itu untuk menjelaskan kronologi terbitnya surat Menteri ESDM 7 Oktober 2015 lalu. Surat itu dinilai memperlemah posisi tawar Indonesia dalam perundingan dengan PT Freeport di kemudian hari. Belakangan, Menteri ESDM Ignasius Jonan menyebut keputusan dalam pertemuan itu sudah tak lagi relevan dalam negosiasi divestasi saham Freeport Indonesia berikutnya.

Sudirman pun menegaskan apa yang dia ceritakan soal pertemuan Presiden dengan Moffett tidak mengandung kebohongan.

Berikut isi tulisan Sudirman Said menanggapi Yustinus Prastowo:

Mas Prastowo, Aku Masih Seperti Yang Dulu...

baca juga

Agak tidak biasa, seorang intelektual dan filsuf Katholik memilih diksi yang vulgar dan memojokkan orang yang dikenalnya. Melalui tulisannya, sahabat saya, Mas Yustinus Prastowo, hanya memberi dua pilihan 1) saya pembohong, atau 2) saya penjilat.

Kalau sahabat saya tahu (Parulian Sihotang, orang Batak yang halus), pasti dia akan komentar: “ih ngeri kali pun!”

Woles saja Mas Pras. Ngurusi amanah publik, jangan dibawa ke ranah personal. Beda pilihan jalan politik tak harus membuat kita bermusuhan.

Ulasan Panjenengan panjang lebar, agaknya salah alamat, dan kebanyakan didasari dugaan-dugaan. Merangkai banyak peristiwa, yang konteksnya berbeda-beda. Padahal Panjenengan punya nomor HP saya, saya selalu jaga kontak personal. Mbok kalau ada yg ndak mudheng, tanya dulu, tabayun. Jangan langsung buang energi merangkai pikiran dan prasangka. Sayangi umur kita yang makin mendekati garis finish.

Singkat kemawon nggih, hari Rabu (20/2/19) siang saya memang bicara di forum bedah bukunya Pak Simon Felix Sembiring, seorang mantan Birokrat Profesional, Pemikir dan Akademisi yang masih terus memberi perhatian pada pengelolaan Mineral dan Pertambangan. Januari yang lalu, bersamaan dengan ulang tahun beliau yang ke 70 buku yang berjudul : “Satu Dasa Warsa Pengelolaan Minerba”, diluncurkan.

Dalam salah satu bab, ditulis cerita bahwa ada surat dari Menteri ESDM tanggal 7 Oktober 2015, yang dianggap bermasalah. Pertama menulisnya dianggap melampaui kewenangan seorang Menteri. Kedua surat itu dinilai memperlemah posisi tawar Indonesia dalam perundingan dengan PT Freeport, kelak di kemudian hari.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Cerita Sudirman Said soal Pertemuan Rahasia Jokowi - Bos Freeport

Beda Cerita Sudirman Said soal Pertemuan Rahasia Jokowi - Bos Freeport

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 21:58 WIB

Impor Jagung Ditekan, Keran Impor Gandum Justru Membludak

Impor Jagung Ditekan, Keran Impor Gandum Justru Membludak

Bisnis | Kamis, 21 Februari 2019 | 20:45 WIB

Pengamat Ini Desak KPU Periksa LHKPN Prabowo

Pengamat Ini Desak KPU Periksa LHKPN Prabowo

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 20:39 WIB

Menristekdikti Sebut Jangan Coblos Dua, Fadli Zon: Kampanye Terselubung!

Menristekdikti Sebut Jangan Coblos Dua, Fadli Zon: Kampanye Terselubung!

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 18:53 WIB

Jokowi: Seluruh Masyarakat Indonesia Mendoakan Kesembuhan Ani Yudhoyono

Jokowi: Seluruh Masyarakat Indonesia Mendoakan Kesembuhan Ani Yudhoyono

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 18:17 WIB

Terkini

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Health | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Gandeng KPK dan OJK, Kemenhut Janji Sikat Mafia Satwa Sampai ke Akar

Gandeng KPK dan OJK, Kemenhut Janji Sikat Mafia Satwa Sampai ke Akar

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Pramono Prioritaskan JIS untuk Persija, Acara Konser Nanti Dulu

Pramono Prioritaskan JIS untuk Persija, Acara Konser Nanti Dulu

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:20 WIB

United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500

United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Perang Dongkrak Harga Emas, Logam Mulia Lokal Sudah Ada Tanda-tanda Naik

Ancaman Perang Dongkrak Harga Emas, Logam Mulia Lokal Sudah Ada Tanda-tanda Naik

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:08 WIB

2 Cushion Make Over dengan 25 Shades, Pilih Hydrastay atau Powerstay?

2 Cushion Make Over dengan 25 Shades, Pilih Hydrastay atau Powerstay?

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:05 WIB

5 Sampo Khusus Rambut Berwarna Biar Awet dan Tahan Lama

5 Sampo Khusus Rambut Berwarna Biar Awet dan Tahan Lama

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:00 WIB

×