Catat! 3 Wilayah di Indonesia yang Diserang Anjing Rabies

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 26 Februari 2019 | 17:05 WIB
Catat! 3 Wilayah di Indonesia yang Diserang Anjing Rabies
Anjing yang disuntik Rabies [Suara.com/Risna]

Suara.com - Anjing menjadi salah satu hewan peliharaan yang menggemaskan dan sangat dekat dengan manusia. Namun, bila anjing-anjing itu tak dirawat dengan baik bisa saja mereka terinfeksi rabies dan menjadi sangat berbahaya. Jadilan hewan itu anjing rabies.

Beberapa wilayah di Indonesia menjadi wilayah dengan kasus serangan anjing rabies cukup tinggi. Bahkan, ada pula wilayah yang ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) anjing rabies. Dimana saja wilayah itu?

Berikut Suara.com merangkumnya untuk Anda.

1.   Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Barat menjadi wilayah dengan angka serangan anjing rabies tertinggi di Indonesia. Tercatat sudah ada 825 warga di Pulau Lombok dan Sumbawa digigit oleh anjing rabies.

Merujuk pada data per 24 Februari 2019, kasus gigitan anjing ada di Kabupaten Dompu sebanyak 735 orang dan 32 diantaranya positif rabies. Selain itu di Sumbawa tercatat 27 orang menjadi korban gigitan dan 4 diantaranya positif rabies, Kota Mataram 7 orang, Lombok Utara 10 orang, Lombok Timur 4 orang, Kota Bima 4 orang, Sumbawa Barat 6 orang.

Melihat kasus anjing rabies terbanyak, Dompu dan Sumbawa ditetapkan sebagai KLB rabies. Saat ini, pihak pemerintah setempat terus melakukan upaya untuk memberikan vaksin terhadap anjing-anjing yang ada di wilayah itu untuk menekan angka rabies.

2.   Palangka Raya

Warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah dibuat resah dengan maraknya anjing rabies. Hingga kini, setidaknya sudah ada 9 kasus rabies yang terjadi sepanjang 2019.

baca juga

Dari 9 kasus itu, semuanya dinyatakan positif rabies. Beruntung, kasus itu tidak menyebabkan korban meninggal dunia. Pihak pemerintah darah pun menyisir beberapa wilayah dengan angka anjing tinggi untuk dilakukan vaksinasi.

3.   Kolaka Utara

Ada sejumlah kasus rabies yang terjadi di wilayah Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Sedikitnya sudah tercatat ada sebanyak 20 orang yang digigit anjing rabies.

Dari total 20 orang, 18 orang diantaranya menjalani rawat jalan sementara dua orang lainnya perawatan intensif di RS. Dinas Kesehatan Kolaka Utara pun semakin gencar melakukan vaksinasi terhadap anjing yang ada di wilayah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

825 Orang Digigit Anjing, NTB Siaga KLB Rabies

825 Orang Digigit Anjing, NTB Siaga KLB Rabies

Health | Senin, 25 Februari 2019 | 09:20 WIB

NTB Dinyatakan Darurat Rabies Usai 5 Orang Terinfeksi Meninggal Dunia

NTB Dinyatakan Darurat Rabies Usai 5 Orang Terinfeksi Meninggal Dunia

Health | Jum'at, 08 Februari 2019 | 15:22 WIB

KLB Rabies di Kotim, Satu Nyawa Anak Kembali Terenggut

KLB Rabies di Kotim, Satu Nyawa Anak Kembali Terenggut

News | Sabtu, 27 Juni 2015 | 21:43 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×