Kubu Prabowo Pesimis Pemilu Berjalan Lancar karena Banyak Kecurangan

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 27 Februari 2019 | 08:53 WIB
Kubu Prabowo Pesimis Pemilu Berjalan Lancar karena Banyak Kecurangan
Jubir Prabowo Subianto, Ferry Juliantono. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Ferry Juliantono khawatir Pemilu 2019 tidak berjalan secara jujur.

Pasalnya, segala kecurangan justru satu persatu mulai diperlihatkan dari kubu Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin.

Ferry memaparkan sejumlah temuan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh kubu Jokowi - Ma'ruf Amin namun tidak diproses secara hukum.

Salah satu yang dirinya soroti ialah soal Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendeklarasikan Jokowi - Ma'ruf Amin di Solo beberapa waktu lalu.

Meskipun Bawaslu menyatakan Ganjar telah melanggar aturan, namun kasus itu ternyata dilimpahkan kepada Kemendagri.

Ferry pesimis kalau kasus itu dapat tuntas diselesaikan secara hukum lantaran adanya kesamaan asal partai antara Ganjar dengan Mendagri, Tjahjo Kumolo.

"Bawaslu merekomendasikan pelanggaran itu ke Kemendagri yang notabenenya berasal dari pendukung 01, kita pesimis," kata Ferry di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jakarta Selatan, Selasa (26/2/2019).

Belum lagi Ferry juga menyoroti adanya video viral yang menunjukan para camat di Makassar, Sulawesi Selatan mendukung Jokowi - Ma'ruf Amin sambil mengenakan seragam Aparatur Sipil Negara (ASN).

Jika para masyarakat tidak ada yang berani melaporkan hal tersebut, Ferry khawatir potensi kecurangan dalam Pemilu 2019 justru akan semakin membesar lantaran adanya pembiaran.

Dirinya menemukan, sejumlah masyarakat di Jawa Tengah yang mulai berani melaporkan adanya kecurangan dalam bentuk pelanggaran kampanye yang melibatkan kepala daerah dan pegawai ASN.

"Lebih dari 30 kasus pelanggaran oleh ASN dan kepala daerah yang sudah disampaikan kepada Bawaslu. Ini menjadi ujian dan menunggu kepastian. Masyarakat harus berani untuk menyampaikan jika ada pelanggaran. Musuh demokrasi adalah kecurangan, di pilpres ini musuhnya kecurangan dan harus ada keteladanan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kubu Prabowo Bantah Jadi Dalang Kampanye Hitam Emak-emak di Karawang

Kubu Prabowo Bantah Jadi Dalang Kampanye Hitam Emak-emak di Karawang

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 08:43 WIB

Prabowo Ungkap Penyebab Kalah dari Jokowi di Pilpres 2014: Terlalu Jujur

Prabowo Ungkap Penyebab Kalah dari Jokowi di Pilpres 2014: Terlalu Jujur

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 06:20 WIB

Jokowi Didukung 15.000 Muslimah, Desy Ratnasari: Enggak Usah Khawatir

Jokowi Didukung 15.000 Muslimah, Desy Ratnasari: Enggak Usah Khawatir

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 20:30 WIB

Terkini

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:43 WIB

Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa

Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:42 WIB

Revisi UU Pemilu Mendesak, Eks Penyelenggara Ingatkan Waktu Kian Sempit Jelang 2026

Revisi UU Pemilu Mendesak, Eks Penyelenggara Ingatkan Waktu Kian Sempit Jelang 2026

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:39 WIB

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:28 WIB

Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?

Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:25 WIB

Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026

Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:23 WIB

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:16 WIB

KPK Dalami Skema Suap Impor, Pegawai Bea Cukai Kembali Dipanggil

KPK Dalami Skema Suap Impor, Pegawai Bea Cukai Kembali Dipanggil

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:08 WIB

Kenapa Donald Trump Tolak Proposal Iran Akhiri Perang? Apa Isinya?

Kenapa Donald Trump Tolak Proposal Iran Akhiri Perang? Apa Isinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:07 WIB

Viral Sopir Angkot di Grogol Ketahuan Onani di Dalam Mobil, Langsung Kabur Usai Dipergoki Warga

Viral Sopir Angkot di Grogol Ketahuan Onani di Dalam Mobil, Langsung Kabur Usai Dipergoki Warga

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:02 WIB