Jokowi Sebut Lebih Bagus Musik Keroncong dan Dangdut Ketimbang K-Pop

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 04 Maret 2019 | 16:35 WIB
Jokowi Sebut Lebih Bagus Musik Keroncong dan Dangdut Ketimbang K-Pop
Jokowi saat memberikan pengarahan kepada siswa SMA Taruna Nusantara Tahun 2019. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan masuknya budaya asing ke Indonesia tidak perlu ditakuti. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memberikan pengarahan kepada siswa SMA Taruna Nusantara Tahun 2019 di Istana Kepresidenan, Bogor, Jakarta, Senin (4/3/2019).

"Sekarang kan di sekolah-sekolah sudah dilakukan pendidikan karakter dan budi pekerti. Kalau kita sadar dengan budaya kita sendiri krakter ke-Indonesiaan yang kita miliki, ya enggak perlu khawatir masuknya budaya luar ke negara kita," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan hal tersebut setelah mendapat pertanyaan dari Karas, salah salah satu siswa SMK Taruna Nusantara yang mengaku khawatir dengan budaya Indonesia yang tergerus budaya asing.

Jokowi kemudian mengatakan tidak ada yang salah jika masyarakat Indonesia mendengarkan musik K-pop sebagai pembanding. Namun Jokowi mengingatkan Indonesia memiliki musik-musik yang lebih bagus daripada musik luar, contohnya seperti keroncong, dangdut, dan lagu daerah.

"Kita boleh saja lihat K-Pop. Tapi kita kan juga punya musik yang lebih bagus, keroncong, dangdut, lagu daerah yang kita miliki. Ya kalau mau nonton silakan untuk pembanding. enggak ada masalah," kata dia

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, pemerintah sudah menerapkan pendididkan dan budi pekerti di sekolah-sekolah. Sebab kata dia, jika pendidikan karakter, budi pekerti, dan sopan santun diterapkan sejak dini dapat mencegah masuknya budaya asing

"Tetapi memang pendidikan karakter, budi pekerti, sopan santun, tata krama ke orang tua, ke senior, harus terus ditumbuhkan ke anak sejak usia dini. Saya yakin kita memiliki kekuatan yang baik dari budaya asing. Karena kekuatan ideologi kita sangat memengaruhi sehingga sulit ditembus budaya luar," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timses Sebut Tudingan Amien Rais soal Jokowi Bohong Tidak Akurat

Timses Sebut Tudingan Amien Rais soal Jokowi Bohong Tidak Akurat

News | Senin, 04 Maret 2019 | 14:12 WIB

Jokowi: Masuk ke Pemerintahan Harus Bisa Menyesuaikan dengan e-Government

Jokowi: Masuk ke Pemerintahan Harus Bisa Menyesuaikan dengan e-Government

News | Senin, 04 Maret 2019 | 13:12 WIB

Jokowi Minta Siswa SMA Berani Luruskan Berita Hoaks di Medsos

Jokowi Minta Siswa SMA Berani Luruskan Berita Hoaks di Medsos

News | Senin, 04 Maret 2019 | 12:26 WIB

Disebut Lebih Dekat ke Jokowi, PKS: Sikap Kami Sudah Jelas

Disebut Lebih Dekat ke Jokowi, PKS: Sikap Kami Sudah Jelas

News | Senin, 04 Maret 2019 | 11:50 WIB

Terkini

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

×