Ratusan Warga di Manggarai Barat terjangkit DBD

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 05 Maret 2019 | 11:17 WIB
Ratusan Warga di Manggarai Barat terjangkit DBD
Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Suara.com - Masih tingginya warga penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat pemerintah setempat belum mencabut status kejadian luar biasa (KLB).

Dari data yang dihimpun Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, jumlah penderita DBD hingga akhir Februari 2019 mencapai 487 orang. Jumlah tersebut meningkat tajam, lantaran sebelumnya Posko KLB DBD pemerintah setempat, mencatat pasien penderita DBD sejak 1 Februari 2019 sebanyak 342 orang.

Tingginya peningkatan jumlah pasien DBD membuat Wakil Bupati Manggarai Barat Maria Geong hingga saat ini belum mencabut status KLB.

"Jumlahnya (kasus DBD) memang masih tinggi, sehingga sampai sekarang kami belum berani mencabut status KLB," katanya seperti dilansir Antara, Selasa (5/3/2019).

Meski begitu, pihaknya saat ini sedang berfokus dalam penanganan kasus DBD dengan tujuan mengurangi dampak kematian warga yang positif terserang penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Fokus penanganan tersebut cukup beralasan, karena Pemkab Manggarai Barat mendata jumlah korban meninggal akibat DBD sejak Januari 2019 mencapai lima orang. Selain itu, pemerintah setempat juga telah menerapkan manajeman satu pintu untuk pelayanan kasus DBD yang dipusatkan di RSUD Komodo.

"Pelayanan ini dengan maksud mengisolasi penyakit DBD agar tidak menyebar luas di Manggarai Barat. Di area sekitar rumah sakit juga kami sterilkan dengan pengasapan, " katanya.

Lebih lanjut, Maria mengatakan para pasien DBD dibebaskan biaya perawatan, karena semuanya ditanggung pemerintah sampai pasien dipastikan sembuh dan diizinkan kembali pulang.

"Kami fokus pada upaya-upaya pencegahan dan penanganan yang cepat, termasuk pasien yang teridikasi demam apa saja kami siapkan kendaraan untuk jemput menuju pusat penanganan di RSUD Komodo," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulkifli Hasan Sakit, Ini Pesan Dokter untuk Hindari Ancaman DBD

Zulkifli Hasan Sakit, Ini Pesan Dokter untuk Hindari Ancaman DBD

Health | Minggu, 03 Maret 2019 | 17:27 WIB

Cegah DBD, Komunitas Ini Bagikan Ikan Cupang untuk Basmi Jentik Nyamuk

Cegah DBD, Komunitas Ini Bagikan Ikan Cupang untuk Basmi Jentik Nyamuk

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 16:25 WIB

5 Orang Meninggal karena DBD di Jambi

5 Orang Meninggal karena DBD di Jambi

Health | Minggu, 24 Februari 2019 | 07:41 WIB

Bak Mandi Berwarna Kehitaman, Tanda-tanda Sarang Telur Nyamuk DBD

Bak Mandi Berwarna Kehitaman, Tanda-tanda Sarang Telur Nyamuk DBD

Health | Selasa, 19 Februari 2019 | 19:55 WIB

Bocah Tujuh Tahun Meninggal karena DBD di Jakarta Barat

Bocah Tujuh Tahun Meninggal karena DBD di Jakarta Barat

Health | Senin, 18 Februari 2019 | 10:45 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB