Tanah Amblas, Jalan Alternatif ke Stasiun Cilebut Terancam Putus

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 05 Maret 2019 | 13:34 WIB
Tanah Amblas, Jalan Alternatif ke Stasiun Cilebut Terancam Putus
Tanah amblas di kawasan Tanah Sereal, Bogor. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Ruas jalan di Kampung Situ Asem, RT 2, RW 14, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor yang menjadi jalan alternatif terancam terputus. Hal itu diakibatkan oleh kondisi tanah di lokasi yang telah amblas.

Warga setempat, Subarno (50) mengatakan amblasnya tanah tersebut terjadi setelah guyuran hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Bogor dan sekitarnya dalam sepekan terakhir.

"Di bawah ini (jalan) ada gorong-gorong besar, sering hujan debit air tinggi jadi enggak tertampung airnya tanah jadi amblas kegerus air," kata Subarno, kepada Suara.com saat ditemui di lokasi, Selasa (5/3/2019).

Akibatnya, sebagian jalan yang menghubungkan wilayah Kayu Manis dengan Cilebut itu terancam terputus. Kendaraan pun terpaksa harus bergantian saat melintasi lokasi karena dikhawatirkan terjadi amblas susulan.

Tanah amblas di kawasan Tanah Sereal, Bogor. (Suara.com/Rambiga)
Tanah amblas di kawasan Tanah Sereal, Bogor. (Suara.com/Rambiga)

"Ini jalan alternatif yang menghubungkan Kayu Manis sama Cilebut. Biasanya yang mau ke Stasiun Cilebut lewat sini. Kemarin sempat ditutup, tapi jadi macet panjang sekarang terpaksa dibuka," jelasnya.

Tidak hanya itu, amblasnya tanah juga mengancam lima rumah warga di sekitarnya. Pondasi rumah warga tersebut sebagian sudah amblas terbawa aliran air yang bemuara ke sungai Cisadane ini.

"Ada lima rumah yang terancam. Kondisinya bisa dilihat bawahnya sudah kopong," ungkap Subarno.

Tanah amblas di kawasan Tanah Sereal, Bogor. (Suara.com/Rambiga)
Tanah amblas di kawasan Tanah Sereal, Bogor. (Suara.com/Rambiga)

Hingga saat ini, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor sudah berada di lokasi untuk melakukan pendataan. Subarno berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan.

"Semoga cepat diperbaiki, takut kondisinya semakin parah karena masih sering hujan sama banyak kendaraan lewat. Bisa-bisa jalan ini putus," tutupnya.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sehabis Hujan, Masjid dan Dua Rumah di Bogor Amblas Sedalam 3 Meter

Sehabis Hujan, Masjid dan Dua Rumah di Bogor Amblas Sedalam 3 Meter

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 11:38 WIB

Tanah Amblas di Ancol, Anies Minta Dinas SDA Lebih Hati-hati

Tanah Amblas di Ancol, Anies Minta Dinas SDA Lebih Hati-hati

News | Senin, 19 November 2018 | 15:20 WIB

Terkini

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB