Korban Mutilasi di Malaysia, Jasad Nuryanto Dikubur Tak Utuh, Hanya Tubuh

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 14 Maret 2019 | 06:30 WIB
Korban Mutilasi di Malaysia, Jasad Nuryanto Dikubur Tak Utuh, Hanya Tubuh
Pemakaman Nuryanto. (Antara)

Suara.com - Ujang Nuryanto dimakamkan di TPU Tegal Camat, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/3/2019) kemarin. Nuryanto jadi korban pembunuhan sadis mutilasi di Malaysia.

Kedatangan Jenazah Nuryanto didampingi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia. Setelah prosesi serah terima dengan keluarga, jenazah Nuryanto langsung dimakamkan atas permintaan keluarga.

Ratusan warga sekitar juga ikut mendampingi pemakaman Nuryanto. Peti Nuryanto yang berwarna putih itu digotong oleh keluarga, kerabat beserta perangkat masyarakat lainnya yang turut melayat.

Istri korban, Meli Rahmawati nampak menitikan air mata saat prosesi pemakaman berlangsung. Bahkan dirinya sempat pingsan lantaran tak kuasa menerima kenyataan, suaminya menjadi korban tindakan keji tersebut.

Sekertaris pertama konsuler KBRI Malaysia, Shabdathian menyebutkan jenazah Nuryanto tiba di Indonesia jam 09.00 WIB. Lalu ia bersama pihak KBRI lainnya langsung melakukan perjalanan ke kediaman masing-masing korban.

Dia mengatakan hingga kini belum ada perkembangan baru terkait potongan tubuh yang hingga kini belum ditemukan.

"Penemuan tubuh pada tanggal 26 Januari itu dilakukan penyisiran oleh polisi bekersaja sama dengan SAR melacak sekitar Sungai Buloh, tapi yang ditemukan hanya tubuh saja," kata Shabdathian usai menghadiri pemakaman.

Mengenai pengusutan kasus, ia mengaku akan terus mengawal dan memberikan kepercayaan kepada Polis Diraja Malaysia (PDRM).

"Yang tentu saya sampaikan kita terus berkodinasi dengan kepolsiian Malaysia dan Indonesia," katanya.

Aktor mutilasi masih dikejar

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Polisi Diraja Malaysia (PDRM) masih mengejar aktor intelektual kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menimpa pengusaha tekstil asal Bandung, Ujang Nuryanto dan asistennya Ai Munawaroh.

"Aktor intelektual masih dikejar," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin lalu.

Dalam kasus ini, dua WNA asal Pakistan telah ditahan dengan tuduhan pelanggaran dokumen keimigrasian.

"(Dua WN Pakistan) terkait pelanggaran imigrasi," katanya.

Sementara jenazah korban mutilasi, baik Ujang Nuryanto dan Ai Munawaroh hingga kini masih berada di Malaysia. Pihak Kemenlu dan Senior Liaison Oficer (SLO) masih mengupayakan kepulangan dua jenazah tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rabu Besok, 2 WNI Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan ke Jawa Barat

Rabu Besok, 2 WNI Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan ke Jawa Barat

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 17:52 WIB

2 WNI Korban Mutilasi di Malaysia dari Bandung dan Bekasi

2 WNI Korban Mutilasi di Malaysia dari Bandung dan Bekasi

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 14:03 WIB

Polisi Malaysia Buru Pelaku Mutilasi Bos Tekstil Asal Indonesia

Polisi Malaysia Buru Pelaku Mutilasi Bos Tekstil Asal Indonesia

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 06:54 WIB

Sempat Terlihat Cari Kepiting, Tabrani Tewas Kepala Putus di Dekat Sawah

Sempat Terlihat Cari Kepiting, Tabrani Tewas Kepala Putus di Dekat Sawah

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 16:11 WIB

AJI Minta Jokowi Bahas Mutilasi Khashoggi dengan Putra Mahkota Arab Saudi

AJI Minta Jokowi Bahas Mutilasi Khashoggi dengan Putra Mahkota Arab Saudi

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 12:16 WIB

Terkini

Cegah Warga Terobos Rel, Korlantas Siapkan ETLE dan Personel untuk Awasi Perlintasan Kereta Rawan

Cegah Warga Terobos Rel, Korlantas Siapkan ETLE dan Personel untuk Awasi Perlintasan Kereta Rawan

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:53 WIB

LRT Jakarta Fase 1B Masuk Tahap Uji Coba, Jalur Velodrome-Pasar Pramuka Mulai Dites

LRT Jakarta Fase 1B Masuk Tahap Uji Coba, Jalur Velodrome-Pasar Pramuka Mulai Dites

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:52 WIB

33 Tahun Pembunuhan Marsinah, Dian Septi Soroti Pola Militerisme dan Penjinakan Gerakan Buruh

33 Tahun Pembunuhan Marsinah, Dian Septi Soroti Pola Militerisme dan Penjinakan Gerakan Buruh

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:45 WIB

Korupsinya Pengaruhi Kualitas Pendidikan, Jadi Alasan Eks Direktur SD Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsinya Pengaruhi Kualitas Pendidikan, Jadi Alasan Eks Direktur SD Divonis 4 Tahun Penjara

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:38 WIB

Korupsi Chromebook, Ini Alasan Hakim Ringankan Vonis Sri Wahyuningsih

Korupsi Chromebook, Ini Alasan Hakim Ringankan Vonis Sri Wahyuningsih

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:31 WIB

Update Kebakaran Apartemen Mediterania: Pemadaman Tuntas, Tim Damkar Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Update Kebakaran Apartemen Mediterania: Pemadaman Tuntas, Tim Damkar Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:22 WIB

Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban

Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:06 WIB

Wajib Tahu! 8 Hak Pekerja Perempuan yang Dijamin UU tapi Sering Diabaikan Perusahaan

Wajib Tahu! 8 Hak Pekerja Perempuan yang Dijamin UU tapi Sering Diabaikan Perusahaan

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:04 WIB

Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:58 WIB

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:48 WIB