Diburu Polisi, Caleg Cabuli Putri Kandung Terdeteksi Ada di Depok

Bangun Santoso | Suara.com

Sabtu, 16 Maret 2019 | 06:57 WIB
Diburu Polisi, Caleg Cabuli Putri Kandung Terdeteksi Ada di Depok
Ilustrasi pencabulan anak. (Foto: Covesia.com)

Suara.com - Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat mendeteksi posisi tersangka AH, Caleg PKS yang diduga kuat pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya itu kini berada di daerah Depok, Jawa Barat.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso mengatakan, tersangka AH sudah masuk masuk DPO polisi sejak diketahui kabur ke Pulau Jawa.

"Posisi tersangka AH ini terus bergerak dari Jakarta, kemarin di Bandung dan saat ini di daerah Depok, Jawa Barat. Namun tadi tim kesulitan mendeteksi posisi tepatnya, karena handphone yang dipakai oleh tersangka AH dalam keadaan mati," ujar Iman seperti dikutip Covesia.com (jaringan Suara.com), Jum'at (15/3/2019).

Ia juga menyatakan sudah menurunkan sejumlah personil untuk memburu tersangka tersebut. Termasuk juga berkoordinasi dengan polres se-Jawa Barat untuk memburu dan menangkap tersangka AH.

"Personil sudah diturunkan. Kemudian DPO juga sudah diterbitkan dan di koordinasikan dengan seluruh Polres se-Jawa Barat," kata dia.

7 Tahun Cabuli Anak Kandung

Kasus Caleg PKS cabul berinisial AH yang dilaporkan istrinya ke polisi karena diduga mencabuli putri kandung di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, sontak membuat gempar warga setempat. Pasalnya, Caleg DPRD Pasaman Barat itu dikenal warga sebagai alim ulama. AH juga dikenal sebagai imam masjid.

Kapolres Pasaman Barat Ajun Komisaris Besar Iman Pribadi Santoso mengatakan, korban mengaku sudah dinodai sang ayah sejak kelas 3 SD atau umur 10 tahun. Korban selama ini diduga dibujuk dan diancam terlapor untuk tidak mengatakan peristiwa tersebut kepada orang lain.

Sementara itu, PKS menegaskan akan mencoret pria berinisial AH dari Daftar Caleg Tetap (DCT) Kabupaten Pasaman Barat di Pileg 2019. Hal ini menyusul kasus pencabulan yang menjerat AH.

Ketua Advokasi DPP PKS Agus Otto mengatakan, PKS dengan tegas akan mencoret caleg PKS itu dari daftar caleg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Caleg-caleg Pemilu 2019 yang Tersandung Kasus Cabul dan Prostitusi

Caleg-caleg Pemilu 2019 yang Tersandung Kasus Cabul dan Prostitusi

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 17:28 WIB

Polda Metro Siap Bantu Tangkap Caleg PKS Terduga Pencabulan Putri Kandung

Polda Metro Siap Bantu Tangkap Caleg PKS Terduga Pencabulan Putri Kandung

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:21 WIB

PKS Syok Calegnya Dilaporkan Istri ke Polisi Diduga Cabuli Putri Kandung

PKS Syok Calegnya Dilaporkan Istri ke Polisi Diduga Cabuli Putri Kandung

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 18:01 WIB

Caleg PKS Cabuli Putri Kandungnya Selama 7 Tahun

Caleg PKS Cabuli Putri Kandungnya Selama 7 Tahun

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 17:37 WIB

Caleg PKS Diadukan Istri ke Polisi karena Cabuli Anak Kandung

Caleg PKS Diadukan Istri ke Polisi karena Cabuli Anak Kandung

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 16:16 WIB

Terkini

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB

Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra

Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:00 WIB

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:51 WIB

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:50 WIB

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:47 WIB

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar

Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:30 WIB

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:16 WIB

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:03 WIB

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:00 WIB