CEK FAKTA: Sandiaga Klaim Obat Ibu Lis Disetop BPJS Kesehatan, Benarkah?

Reza Gunadha

Minggu, 17 Maret 2019 | 22:36 WIB
CEK FAKTA: Sandiaga Klaim Obat Ibu Lis Disetop BPJS Kesehatan, Benarkah?
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno memaparkan visi dan misi saat mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Debat Capres Putaran Ketiga yang menampilkan hanya kedua Cawapres tersebut bertemakan Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan. [Antara Foto/Wahyu Putro A/wsj]

Suara.com - Sandiaga Uno, Cawapres nomor urut 2, menilai mekanisme BPJS Kesehatan kekinian masih membuat masyarakat kesusahan.

Hal tersebut ia ungkapkan saat memaparkan visi dan misinya pada awal Debat Cawapres 2019, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Minggu (17/3/2019) malam.

Bahkan, untuk menguatkan penilaiannya, Sandiaga Uno mengungkapkan kisah pertemuannya dengan seorang perempuan bernama Ibu Lis, di Sragen, Jawa Tengah.

Klaim yang diperiksa:

Sandiaga dalam debat itu menyebutkan, “Ibu Lis di Sragen, Jawa Tengah, tidak bisa lagi berobat karena pembiayaannya disetop oleh BPJS. Sebabnya, BPJS tak lagi memasukkan pengobatannya dalam daftar yang dibiayai pemerintah.”

Pada hari Minggu 30 Desember 2018, melalui akun Facebook miliknya, Sandiaga Uno mengunggah video pertemuannya dengan seorang perempuan bernama Liswati.

Ibu Liswati, pada video itu, mengungkapkan dirinya adalah pengidap kanker payudara. Namun, obat penyakitnya tak ter-cover BPJS Kesehatan.

"Saya adalah pasien kanker payudara yang tidak ter-cover oleh pemerintah obatnya pak," tutur Liswati kepada Sandiaga.

Dalam video itu, Liswati tak menyebutkan secara terperinci obat yang disebutkan tak ter-cover BPJS Kesehatan.

baca juga
[Facebook/Sandiaga Uno]
[Facebook/Sandiaga Uno]

Fakta:

Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 328/Menkes/SK/IX/2013 tentang Formularium Nasional, terdapat daftar obat yang dibiayai negara untuk pasien kanker payudara.

Untuk diketahui, BPJS Kesehatan menggunakan formularium nasional dalam menanggung pengobatan pasien pesertanya. Itu sesuai Peraturan Menteri Keseharan Republik Indonesia Nomor 54 tahun 2018.

Secara prosedural, obat yang dibiayai BPJS Kesehatan untuk kanker payudara antara lain anastrozol; eksemestan; goserelin asetat; letrozol; leuprorelin asetat; temoksifen; lapatinib; siklofosfamid; dan trastuzumab.

Terkait nama Ibu Lis, Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf menuturkan kemungkinan yang dimaksud Sandiaga adalah Niswatin, bukan Liswati.

Iqbal yang dikonfirmasi oleh Kompas.com—jaringan Suara.com dalam tim Cekfakta.com—menuturkan, hal itu berdasarkan komentar kakak Niswatin dalam kolom komentar unggahan Sandiaga Uno.

”Untuk Niswatin, BPJS Kesehatan tidak menghentikan pengobatannya. Sempat ada penundaan saat terdapat rekomendasi dari dewan pertimbangan klinik,” katanya.

Menurut Iqbal, dua obat yang dibutuhkan Niswatin, yaitu herceptin atau trastuzumab, telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

"Itu sesuai Permenkes Nomor 22 Tahun 2018," ujar Iqbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Sandiaga Sebut 61 % Pengangguran Kalangan Muda, Ini Buktinya

CEK FAKTA: Sandiaga Sebut 61 % Pengangguran Kalangan Muda, Ini Buktinya

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 22:35 WIB

CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Sebut Peserta BPJS Terbesar di Dunia, Ini Faktanya

CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Sebut Peserta BPJS Terbesar di Dunia, Ini Faktanya

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 22:25 WIB

Ma'ruf Sebut Sedekah Putih Bikin Kacau, Sandiaga: Jangan Saling Menyalahkan

Ma'ruf Sebut Sedekah Putih Bikin Kacau, Sandiaga: Jangan Saling Menyalahkan

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 22:21 WIB

Sandiaga Uno Andalkan OKE OCE

Sandiaga Uno Andalkan OKE OCE

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 22:12 WIB

Terangkan Sedekah Putih, Sandiaga: Susu Mpok Nur Asia Cuma sampai 6 Bulan

Terangkan Sedekah Putih, Sandiaga: Susu Mpok Nur Asia Cuma sampai 6 Bulan

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 22:08 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×