4 Fakta Pembobolan ATM Kerabat Prabowo Subianto yang Beraksi 50 Kali

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara
4 Fakta Pembobolan ATM  Kerabat Prabowo Subianto yang Beraksi 50 Kali
Ramyadjie Priambodo, tersangka kasus skimming saat menyamar jadi perempuan. (dok.polisi)

Ramyadjie Priambodo sendiri merupakan kerabat jauh dari capres nomor urut 02 Prabowo Subianto

Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap Ramyadjie Priambodo atas kasus skimming atau pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Ramyadjie sendiri merupakan kerabat jauh dari capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan Ramyadjie telah diamankan oleh petugas pada 26 Februari 2019 lalu di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Penangkapan Ramyadjie didasari atas laporan korban yang ditindaklanjuti.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan banyak fakta-fakta mengejutkan di balik aksi kejahatan yang dilakukan oleh kerabat Prabowo. Berikut Suara.com merangkumnya untuk Anda.

1.   Kerabat Jauh Prabowo Subianto

Awalnya, Ramyadjie diduga merupakan keponakan dari Prabowo. Namun, persepsi itu segera ditepis oleh Badan Pemenangan Prabowo-Sandi. Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Andre Rosiade menyebut Ramyadjie hanyalah kerabat jauh Prabowo.

“Pertama yang bersangkutan bukan keponakan Pak Prabowo, tapi kerabat jauh," kata Andre.

2.   Nyamar Jadi Wanita Berhijab

Dalam melancarkan aksinya melakukan pembobolan uang nasabah bank swasta, Ramyadjie kerap kali menyamar menjadi wanita berhijab untuk mengelabui aksinya.

Penyamaran Ramyadjie terungkap melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV yang dipasang di lokasi ATM yang menjadi sasaran pembobolan Ramyadjie di Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan. Ramyadjie menutupi wajahnya dengan masker dan mengenakan hijab selayaknya wanita.

“Ada masker dan ada juga kerudung seperti hijab. Dia (Ramyadjie) menggunakan itu berhijab kemudian kayak perempuan sehingga kalau dilihat dari CCTV seperti perempuan," kata  Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

3.   Simpan Mesin ATM di Apartemen

Saat dilakukan penangkapan Ramyadjie di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan, pihak kepolisian menemukan mesin ATM di dalam kamar apartemennya. Namun, mesin ATM itu dalam keadaan non-aktif.

“Penyidik menemukan mesin ATM di kamarnya,” ungkap Argo.

Alasan Ramyadjie menyimpan mesin ATM di kamar apartemennya adalah untuk mempelajari kelemahan mesin ATM. Meski demikian, pihak kepolisian belum mengetahui darimana Ramyadjie mendapatkan mesin ATM itu.

4.   Beraksi 50 Kali

Ramyadjie ternyata sudah 50 kali melakukan pembobolan uang nasabah bank. Target wilayah yang menjadi sasaran pembobolan dilakukan di Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.

“Setelah kita ungkap semua bahwa pelaku ini sudah 50 kali narik ATM,” ujar Argo.

Dalam penangkapan yang dilakukan, pihak kepolisian juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 300 juta di kamar apartemennya. Uang itu diduga sisa dari hasil melakukan kejahatan pembobolan uang nasabah bank.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS