KPK Minta Pemberi Suap ke Direktur Krakatau Steel Menyerahkan Diri

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Sabtu, 23 Maret 2019 | 21:51 WIB
KPK Minta Pemberi Suap ke Direktur Krakatau Steel Menyerahkan Diri
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kanan) saat konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan kasus dugaan korupsi Direktur PT Krakatau Steel (Persero) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (23/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Masih Buron, KPK Minta Penyuap Ke Direktur Teknologi dan Produksi PT. Krakatau Steel Serahkan Diri

KPK telah menetapkan Wisnu Kuncoro, Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero), sebagai tersangka kasus suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2019, Sabtu (23/3).

Wisnu beserta Alexander Muskitta—pihak swasta—menjadi tersangka penerima uang suap dari dua pengusaha, yakni Kenneth Sutardja (KSU) dan Kurniawan Eddy Tjokro (KET).

Alexander, Kenneth, dan Kurniawan secara berbarengan juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Namun, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengungkapkan, Kurniawan Eddy Tjokro belum tertangkap. Karenanya, ia meminta yang bersangkutan segera menyerahkan diri.

"KPK mengimbau kepada KET untuk segera datang ke Gedung Merah Putih KPK, untuk menyerahkan diri," kata Saut di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3/2019).

Saut menjelaskan, Wisnu Kuncoro dan Alexander selaku pihak penerima suap menjadi tersangka pelanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b dan atau Pasal 11 UU No 31/1999 yang sudah diubah melalui UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Kenneth dan Kurniawan sebagai pihak pemberi suap, disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b dan atau Pasal 13 UU No 20/2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Kena OTT KPK

Kronologi Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Kena OTT KPK

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 20:26 WIB

KPK: Direktur Krakatau Steel Terima Uang Suap di Kedai Kopi

KPK: Direktur Krakatau Steel Terima Uang Suap di Kedai Kopi

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 19:56 WIB

Wisnu Kuncoro Direktur Teknologi Krakatau Steel Jadi Tersangka KPK

Wisnu Kuncoro Direktur Teknologi Krakatau Steel Jadi Tersangka KPK

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 19:40 WIB

KPK Kembali Tangkap 2 Orang Terkait OTT Pejabat Krakatau Steel

KPK Kembali Tangkap 2 Orang Terkait OTT Pejabat Krakatau Steel

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 13:45 WIB

Namanya Disebut Rommy di Kasus Jual Beli Jabatan, Ini Kata Kiai Asep

Namanya Disebut Rommy di Kasus Jual Beli Jabatan, Ini Kata Kiai Asep

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 06:34 WIB

Terkini

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:26 WIB

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:04 WIB

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:56 WIB

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:55 WIB

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:44 WIB

Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026

Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:42 WIB

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:19 WIB

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB