Tina Talisa Sebut Isu Hoaks Jokowi PKI Mirip dengan Isu Obama Muslim

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 29 Maret 2019 | 19:00 WIB
Tina Talisa Sebut Isu Hoaks Jokowi PKI Mirip dengan Isu Obama Muslim
Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Imam Gunawan, Politisi Partai Demokrat Annisa Tyas Palupi, Politisi Partai Nasdem Tina Talisa, Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat & Penegakan Etika Pers Dewan Pers Imam Wahyudi, Staf Ahli Menkominfo Hendri Subiakto, Direktur Komunikasi Indonesia Indikator Rustika Herlambang, dan Prita Laura memberi paparan saat Talkshow Politik Tanpa Hoax di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (29/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Poitikus Partai Nasdem Tina Talisa menilai klarifikasi yang kerap dilakukan Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) soal isu Partai Komunis Indonesia (PKI), membuktikan hoaks terkait isu tersebut terus muncul setiap bulan.

Tina menganggap hoaks terkait PKI merupakan hoaks yang konsisten setiap bulan muncul. Hal itu dikatakan Tina di acara launching Suara Regional Suara.com dan Talkshow "Politik Tanpa Hoax" di Golden Ballroom 3, Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (29/3/2019).

"Soal isu PKI, kenapa Pak Jokowi berulang menegaskan harus klarifikasi karena terbukti bahwa ini konsisten sebagai hoaks yang terjadi stiap bulan. Ini bukan sekali, dua kali, tapi sangat konsisten sebagai hoaks yang terjadi setiap bulan," ujar Tina.

Mantan presenter berita itu kemudian menceritakan soal hoaks yang juga dituduhkan kepada Presiden ke 44 Barack Obama yang beragama muslim pada tahun 2008.

Menurutnya, hoaks yang ditujukan pada Obama beragam muslim kembali digulirkan saat Pilpres Amerika Serikat pada tahun 2012.

"Saya pertama kali, pertama menyaksikan secara lugas dan gamblang bagaimana hoaks dibuat dan dikaitkan dengan isu SARA. Obama disebutkan muslim di negara mayoritas kristen protestan, gara-gara pernah pakai juba," ujar dia.

"Kita lihat ternyata isu Obama muslim itu masih terus dimainkan pada Pilpres 2012 setelah dia memimpin di periode pertama selama empat tahun," kata Tina.

Dengan adanya isu tersebut, The Pew Research Center menyebut 17 persen masyarakat Amerika percaya soal isu keislaman Obama.

"17 persen orang Amerika masih percaya Obama mempraktekkan keislaman setelah empat tahun menjabat," katanya.

Tina kemudian menyebut isu yang dituduhkan kepada Obama mirip seperti isu PKI yang dituduhkan Jokowi sejak Pilpres 2014 dan kembali muncul di Pilpres 2019.

"Ini agak mirip seperti di Indonesia, isu PKI Pak Jokowi sudah dimainkan dari 2014 dan masih ada orang yang percaya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kominfo Sebut UU ITE Tak Ampuh Basmi Hoaks di Indonesia

Kominfo Sebut UU ITE Tak Ampuh Basmi Hoaks di Indonesia

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 18:42 WIB

Rekam Ajakan Memilih Capres Jokowi, Kades di Garut Jadi Tersangka

Rekam Ajakan Memilih Capres Jokowi, Kades di Garut Jadi Tersangka

Jabar | Jum'at, 29 Maret 2019 | 18:35 WIB

Kominfo: NIK Penyebar Hoaks Via WhatsApp Bisa Diblokir

Kominfo: NIK Penyebar Hoaks Via WhatsApp Bisa Diblokir

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 17:30 WIB

Hoaks Meningkat di Tahun 2019, Isu PKI dan TKA Paling Banyak Dibicarakan

Hoaks Meningkat di Tahun 2019, Isu PKI dan TKA Paling Banyak Dibicarakan

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 17:10 WIB

Kominfo: Hoaks Sulit Ditiadakan

Kominfo: Hoaks Sulit Ditiadakan

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 16:19 WIB

Terkini

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:45 WIB

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB