Geger Pria Pendukung Jokowi Pakai Topi Palu Arit saat Debat, Ini Faktanya

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 01 April 2019 | 19:18 WIB
Geger Pria Pendukung Jokowi Pakai Topi Palu Arit saat Debat, Ini Faktanya
topi pendukung Jokowi bergambar palu arit (Twitter)

Suara.com - Beredar foto seorang pria yang menggunakan jaket bertuliskan Jokowi-Maruf mengenakan topi bowler berlogo palu arit yang membuat heboh warganet. Foto itu diambil saat debat ke-4 calon presiden di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Foto tersebut pertama kali diunggah oleh mantan Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal (Purn) Johannes Suryo (JS) Prabowo melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya @marierteman. Dalam foto tampak pria berjanggut yang mengenakan atribut Jokowi-Maruf itu mengenakan topi berlogo palu arit.

"Terjadi penampakan di lokasi debat k3-4 capres kemarin malam (30/3/). Semoga baik-baik saja," tulis JS Prabowo seperti dikutip Suara.com, Senin (1/4/2019).

Ada 4 foto yang dibagikan oleh JS Prabowo dalam akunnya. Tampak si pria berjanggut dan mengenakan jaket berwarna hitam dengan tulisan Jokowi-Maruf di punggungnya itu tampak sibuk menelepon di antara kerumunan orang.

Saat foto diarahkan ke bagian wajah, tampak pin emas bergambar palu arit yang ditempel di topi yang dikenakannya.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) M Guntur Romli pun mengungkap fakta di balik topi berlogo palu arit yang dikenakan oleh salah seorang massa pendukung Jokowi itu.

Guntur mengunggah ulang hasil analisa dari akun @abirekso yang berhasil membuktikan bahwa foto yang disebar oleh JS Prabowo adalah foto hoaks.

topi pendukung Jokowi bergambar palu arit (Twitter)
topi pendukung Jokowi bergambar palu arit (Twitter)

Akun @abirekso mendapatkan foto asli pria yang disebut mengenakan topi berlogo palu arit. Dalam foto aslinya, tidak ada pin apapun yang ditempel pada topi berwarna hitam yang digunakannya.

Pin emas bergambar palu arit merupakan hasil editan yang ditambahkan di atas topi. Saat foto digelapkan, tampak ada pencahayaan berbeda dalam foto itu sehingga semakin memperkuat fakta bahwa pin emas bergambar palu arit itu merupakan hasil editan.

"Karena ada pencahayaan berbeda (biru muda di bawah logo) jika asli, tidak ada warna biru muda," kata @abirekso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Madura, Ma'ruf Bakal Minta Warga Jangan Percaya Isu Jokowi PKI

Di Madura, Ma'ruf Bakal Minta Warga Jangan Percaya Isu Jokowi PKI

Jatim | Senin, 01 April 2019 | 15:46 WIB

Bantah Prabowo, Maruf Amin Kasih Bukti Indonesia Dihormati Negara Lain

Bantah Prabowo, Maruf Amin Kasih Bukti Indonesia Dihormati Negara Lain

News | Senin, 01 April 2019 | 12:19 WIB

Lumbung Suara Jokowi di Jabar Digerogoti Isu PKI dan Anti Islam

Lumbung Suara Jokowi di Jabar Digerogoti Isu PKI dan Anti Islam

News | Senin, 01 April 2019 | 11:04 WIB

Terkini

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:22 WIB

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:19 WIB