Polisi Identifikasi 47 TPS Rawan di Jakarta Utara

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 02 April 2019 | 06:26 WIB
Polisi Identifikasi 47 TPS Rawan di Jakarta Utara
Ilustrasi apel pengamanan pemilu. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Jajaran Polres Metro Jakarta Utara telah memetakan indeks kerawanan Pemilu 2019 di kawasan Jakarta Utara. Tercatat, hanya satu persen titik yang dianggap rawan dari jumlah TPS yang tersebar di seluruh kawasan tersebut.

Dari jumlah 4.516 TPS di kawasan Jakarta Utara, hanya 47 TPS yang dianggap rawan.

“Jadi kita melihatnya tidak pada per kecamatannya, tapi kita melihat pada per TPS nya di mana kita memetakan ada 47 TPS yang rawan dari 4.516. Jadi hanya mungkin satu persennya. Karena kurang lebih kan seluruh TPS 4.516 untuk wilayah Jakarta Utara,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto saat dikonfirmasi pada Selasa (2/4/2019).

Budhi mengatakan, 47 TPS tersebut masuk dalam kategori rawan merujuk dari perbandingan jumlah massa. Massa tersebut meliputi pendukung Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 dan 02.

“Misal di TPS itu massa 01 dan 02 itu berimbang nah itu kita kategorikan rawan,” tambahnya.

Tak hanya itu, TPS yang memiliki jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang membludak, TPS yang berdekatan, dan TPS yang berada di lokasi susah tejangkau masuk dalam kategori rawan.

“Artinya petugas pengamanan kita kalau kita minta bantuan ataupun mendatangkan bantuan kesana butuh waktu atau pun butuh akses yang sulit itu kita kategorikan rawan,” jelas Budhi.

Untuk pengamanan, akan ada 800 personel dan ditambah ditambah 1.914 personil gabungan.

Total ada 2.714 personel polisi yang disiagakan hingga hari H pencoblosan pada 17 April 2019. Sepertiga pasukan Polres Jakarta Utara, akan disiagakan untuk menjaga Mapolres mereka.

baca juga

“Untuk skema penjagaan TPS kita pakai 2-2-4. Sehingga plotinganya 2 polisi, 2 TPS, 4 dari linmas,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancam Pakai People Power, PDIP: Ucapan Amien Rais Seperti Preman

Ancam Pakai People Power, PDIP: Ucapan Amien Rais Seperti Preman

News | Senin, 01 April 2019 | 19:22 WIB

Alasan Sibuk Urus Pemilu, Ketua KPK Bekasi Minta Sidang Perdananya Ditunda

Alasan Sibuk Urus Pemilu, Ketua KPK Bekasi Minta Sidang Perdananya Ditunda

Jabar | Senin, 01 April 2019 | 19:16 WIB

Pemilu 2019 Tinggal Menghitung Hari, Ratusan Warga Bekasi Belum Punya e-KTP

Pemilu 2019 Tinggal Menghitung Hari, Ratusan Warga Bekasi Belum Punya e-KTP

Jabar | Senin, 01 April 2019 | 18:13 WIB

Amien Rais: Ada Lembaga yang Membusukan Diri Sebar DPT Abal-abal

Amien Rais: Ada Lembaga yang Membusukan Diri Sebar DPT Abal-abal

News | Senin, 01 April 2019 | 16:15 WIB

Jelang Pemilu, Polda Metro Bentuk Satgas Nusantara dan Tim Tekap

Jelang Pemilu, Polda Metro Bentuk Satgas Nusantara dan Tim Tekap

News | Senin, 01 April 2019 | 15:39 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×