Ancam Pakai People Power, PDIP: Ucapan Amien Rais Seperti Preman

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 01 April 2019 | 19:22 WIB
Ancam Pakai People Power, PDIP: Ucapan Amien Rais Seperti Preman
Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari. (suara.com/muhammad yasir)

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan (PDI-P), Eva Kusuma Sundari angkat bicara terkait ancaman Amien Rais yang akan menggunakan people power jika terjadi kecurangan di Pemilu 2019. Eva menilai ancaman yang diutarakan Amien Rais seperti ucapan seorang 'preman'. 

Anggota Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin itu pun mengaku heran atas ancaman Amien Rais tersebut. Sebab, kata Eva aturan penyelesaian sengketa Pemilu yang salah satunya harus diselesaikan lewat Mahkamah Konstitusi (MK) itu dibuat oleh sejumlah partai politik termasuk partai politik yang berada di koalisi Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, yakni PAN dan Gerindra.

"Apa yang diucapkan oleh Pak Amien seperti cara preman. Padahal peraturan itu kan partai-partai dia juga yang bikin," kata Eva di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/4/2019).

Eva mengatakan ancaman yang diutarakan anggota Dewan Pembina BPN Prabowo - Sandiaga Uno itu dapat menimbulkan ketakutan di masyarakat. Menurutnya, apa yang dilakukan Amien Rais merupakan tindakan yang pengecut.

"Jadi ini menakut-nakuti agar supaya orang dipaksa memilih ini. Ini cara yang pengecut menurut saya, karena mau menang elektoral, tapi tidak mau kerja-kerja yang elektoral. Tapi cara-cara teror," ungkapnya. 

Eva mengimbau seharusnya Amien Rais sebagai tokoh politkus senior dapat memberikan contoh yang baik. Bukan justru menimbulkan ketakutan di tengah-tengah masyarakat.

"Harusnya kasih contoh, sudah sepuh, sudah tua, mantan MPR dulunya, profesor di bidang politik, masa mau merusak politik menjadi arena rimba raya. Saya sedih. Aku berharap KPU/Bawaslu menertibkan," ucapnya.

Sebelumnya, Amien Rais mengatakan Apel 313 yang digelar di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (31/3) kemarin untuk mencegah terjadinya kecurangan di Pemilu 2019. Anggota Dewan Pembina BPN Prabowo - Sandiaga Uno itu mengancam akan menggerakkan massa jika terjadi kecurangan di Pemilu 2019.

"Kalau nanti terjadi kecurangan, kita enggak akan ke MK. Enggak ada gunannya, tapi kita people power, people power sah," kata Amien.
 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Sibuk Urus Pemilu, Ketua KPK Bekasi Minta Sidang Perdananya Ditunda

Alasan Sibuk Urus Pemilu, Ketua KPK Bekasi Minta Sidang Perdananya Ditunda

Jabar | Senin, 01 April 2019 | 19:16 WIB

Pemilu 2019 Tinggal Menghitung Hari, Ratusan Warga Bekasi Belum Punya e-KTP

Pemilu 2019 Tinggal Menghitung Hari, Ratusan Warga Bekasi Belum Punya e-KTP

Jabar | Senin, 01 April 2019 | 18:13 WIB

Amien Rais: Ada Lembaga yang Membusukan Diri Sebar DPT Abal-abal

Amien Rais: Ada Lembaga yang Membusukan Diri Sebar DPT Abal-abal

News | Senin, 01 April 2019 | 16:15 WIB

Jelang Pemilu, Polda Metro Bentuk Satgas Nusantara dan Tim Tekap

Jelang Pemilu, Polda Metro Bentuk Satgas Nusantara dan Tim Tekap

News | Senin, 01 April 2019 | 15:39 WIB

Pemilu Makin Dekat, BPN Gencar Dorong KPU Benahi DPT 'Hantu'

Pemilu Makin Dekat, BPN Gencar Dorong KPU Benahi DPT 'Hantu'

News | Senin, 01 April 2019 | 14:56 WIB

Terkini

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:12 WIB

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:11 WIB

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:05 WIB

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:03 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:51 WIB

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:00 WIB

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:31 WIB

×