Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu tidak mau berkomentar banyak soal viralnya video yang menunjukan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang memberikan amplop kepada kyai.
Caleg dari PDIP itu kemudian mempersilakan pihak-pihak lain untuk menelusuri sendiri terkait kunjungan Luhut ke Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan, Madura, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
"Itu nanti silakan ditelusuri saja kunjungan itu dalam rangka apa. Saya belum bisa kasih kesimpulan apa-apa," ujar Masinton di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).
Meski demikian, Masinton membantah jika kunjungan Luhut ke Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan, Madura, Jawa Timur dalam rangka politik untuk memenangkan Jokowi - Maruf Amin.
"Enggak lah ya," kata dia singkat.
Diberitakan sebelumnya, cuplikan video yang memperlihatkan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberikan amplop kepada seorang kyai viral di jagad media sosial.
Usai memberikan amplop, menteri di kabinet kerja Jokowi itu sempat meminta kyai sepuh tersebut untuk mengajak umat mengenakan baju putih ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pencoblosan 17 April 2019.
Dalam video tersebut, Luhut menyampaikan pernyataan kepada kyai sambil berbisik. Sembari bersalaman, Luhhut memberikan amplop yang langsung diraih oleh sang kyai.
"Tolong sampaikan pada tanggal 17, tolong disampaikan ke semua umat, santri pergi ke TPS pakai baju putih," ucap Luhut dalam video tersebut.
Kyai itu meyambut ajakan Luhut dengan menganggukan kepalanya. sontak, orang-orang yang berada di tempat itu menyambutnya dengan tawa ringan.
"Pakai baju putih?" tanya kyai itu untuk memastikan.
"Iya iya, yang pakai baju putih," balas luhut.
Luhut mengatakan, jika ia pernah ke pondok pesantren tersebut dua tahun silam. Ia mengatakan hanya ingin bersilaturahmi dengan orang-orang di pondok pesantren Nurul Cholil.
"Saya kan sudah kemari dua tahun lalu. Pengen lihat lagi, tadi silaturahmi," ucapnya.
Untuk diketahui, Politisi Partai Demokrat Andi Arief yang mengunggah video berdurasi 1 menit 24 detik di akun Twitter pribadinya sehingga viral di medsos.