Pengamat Politik UIN Beberkan 2 Masalah yang Bikin Jokowi Kalah di Pilpres

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 10 April 2019 | 18:45 WIB
Pengamat Politik UIN Beberkan 2 Masalah yang Bikin Jokowi Kalah di Pilpres
Calon Presiden Jokowi menemui ribuan buruh dalam kampanye di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019). (Antara)

Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Tonny Rosyid menyebut ada dua hal yang akan menjadi faktor kekalahan Capres nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 17 April mendatang. Menurut Tonny, dua masalah itu kerap dilakukan Jokowi sepanjang memerintah selama 4,5 tahun.

Faktor pertama, kata dia, yakni soal klaim pembangunan infrastruktur yang kerap disampaikan Jokowi. Padahal, kata Tonny proyek infrasktruktur di Indonesia sudah dilakukan oleh pendahulunya. Kedua ia juga mengatakan Jokowi tidak pernah meminta maaf apabila melakukan kesalahan. Dua hal tersebut adalah faktor yang disebut oleh Tonny bisa menggerus elektabilitas Jokowi.

"Masalahnya kekurangan Pak Jokowi adalah tidak mau mengakui kinerja para pendahulunya dan bisa meminta maaf ketika melakukan kesalahan," Tonny di Seknas Prabowo-Sandi Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).

Menurut Tonny, masyarakat Indonesia lebih condong memilih berdasarkan preferensi psikologis daripada rasional. Hal itu, kata dia, yang menjadi pertimbangan masyarakat untuk memilih pemimpin.

"Tapi masalahnya masyarakat Indonesia ini preferensi psikologis lebih besar dari preferensi rasional," pungkasnya," tutur Tonny.

Untuk faktor klaim infrastruktur, Tonny mencontohkan proyek Moda Raya Terpadu (MRT). Menurutnya proyek MRT adalah hasil rintisan dari Gubernur DKI Jakarta pendahulu Jokowi, Sutiyoso. Karena itu masyarakat akan memilih Sutiyoso atau Anies jika mencalonkan diri.

"Mestinya Jokowi bilang beliau hadir di sini tanpa Pak Sutiyoso gak akan jalan karena tanpa beliau MRT gak akan ada. Kemudian diselesaikan adalah Anies Baswedan. Coba bicara kalau begitu yang suka Pak Sutiyoso dan Anies bisa coblos dia" kata Tonny.

Lebih lanjut, ia mengatakan Jokowi juga kerap mengklaim proyek para pendahulunya seperti Soekarno, Soeharto, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tonny menganggap jika Jokowi lebih menghargai proyek para pendahulunya maka masyarakat yang menyukai Soekarno, Soeharto dan SBY akan memilihnya.

"Infrastruktur, saya hanya bangun karena peran Pak Karno dan Soeharto dan ada Pak SBY. Kalau begitu yang suka Soekarno dan SBY bisa coblos dia. Saya banyak belajar dari mereka tapi sayangnya itu tidak dilakukan oleh Pak Jokowi," pungkas Tonny.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri Silatnas Kepala Desa se-Indonesia, Hadirin: Lanjutkan Pak Jokowi

Hadiri Silatnas Kepala Desa se-Indonesia, Hadirin: Lanjutkan Pak Jokowi

News | Rabu, 10 April 2019 | 17:28 WIB

Ini Rekomendasi Serikat Pekerja BUMN untuk Cawapres Sandiaga

Ini Rekomendasi Serikat Pekerja BUMN untuk Cawapres Sandiaga

News | Rabu, 10 April 2019 | 14:59 WIB

Pengamat: Pilpres, Pertarungan 'Asal Bukan Prabowo' vs 'Asal Bukan Jokowi'

Pengamat: Pilpres, Pertarungan 'Asal Bukan Prabowo' vs 'Asal Bukan Jokowi'

News | Rabu, 10 April 2019 | 18:24 WIB

Sindir Prabowo, TKN: Jangan Pilih Pemimpin yang Emosional

Sindir Prabowo, TKN: Jangan Pilih Pemimpin yang Emosional

News | Rabu, 10 April 2019 | 13:28 WIB

Pendukung Jokowi Pindah ke Prabowo, Hendri Satrio: Petahana Mengecewakan

Pendukung Jokowi Pindah ke Prabowo, Hendri Satrio: Petahana Mengecewakan

News | Rabu, 10 April 2019 | 18:16 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×