Teror Suara Harimau Saat Tengah Malam Gegerkan Warga Pelalawan Riau

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 11 April 2019 | 13:46 WIB
Teror Suara Harimau Saat Tengah Malam Gegerkan Warga Pelalawan Riau
Ilustrasi harimau Sumatera. (Antara)

Suara.com - Tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau kesulitan untuk mengidentifikasi keberadaan harimau Sumatera liar yang masuk perkampungan penduduk di Desa Labuan Bilik, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Humas BBKSDA Riau Dian Indriati mengatakan, di lokasi tersebut tidak ada lagi jejak kaki satwa belang itu yang bisa ditemukan. Hal itu kemungkinan besar disebabkan jejak kaki sudah terhapus oleh air hujan.

“Menurut informasi dari Sekdes (Labuan Bilik), kejadian hari Minggu pagi, namun di tempat kejadian tidak ditemukan jejak harimau dikarenakan tanah keras dan sudah terkena hujan, sehingga jejak harimau tersebut tidak dapat ditemukan dan dipastikan,” kata Dian seperti dilansir Antara, Kamis (11/4/2019).

Ia menjelaskan, tim BBKSDA Riau masuk ke lokasi konflik harimau-manusia itu bersama Babinkamtibmas Polsek Teluk Meranti, Sekdes Labuan Bilik dan masyarakat setempat pada Rabu (10/4). Di tempat itu, tim langsung melakukan pengecekan ke tempat kejadian di mana sapi peliharaan warga diduga digigit oleh harimau.

Meski begitu, ia mengatakan keterangan dari warga menyatakan pernah melihat langsung sosok harimau sekitar tiga minggu lalu.

“Dan seminggu terakhir ini warga mendengar suara harimau setiap malam,” katanya.

Sampai saat ini, lanjutnya, tim masih menggali informasi dari masyarakat setempat dan melakukan sosialisasi terkait satwa dilindungi tersebut. Bentuk edukasi ke warga yakni memberikan buku tentang satwa liar yang dilindungi.

Selain itu, tim BBKSDA juga akan memasang kamera jebakan (camera trap) di sekitar daerah tersebut untuk mengidentifikasi harimau yang diresahkan warga setempat.

“Kami sekaligus persiapan pemasangan camera trap,” katanya.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, awal pekan ini menyatakan pihaknya mengirim tim karena mendapat laporan ada harimau sumatera liar berkeliaran di permukiman warga di Teluk Meranti. Berdasarkan laporan dari pihak perangkat desa, lanjutnya, harimau sempat menyerang ternak sapi warga.

Menurut dia, menuju lokasi desa tersebut cukup jauh karena harus menggunakan kendaraan roda empat, dan disambung dengan perahu lewat sungai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyaris Diamputasi, Harimau Terjebak Jerat Pemburu Juga Idap Tumor

Nyaris Diamputasi, Harimau Terjebak Jerat Pemburu Juga Idap Tumor

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 16:37 WIB

Terperangkap Jerat dan Nyaris Diamputasi, Begini Kondisi Harimau di Riau

Terperangkap Jerat dan Nyaris Diamputasi, Begini Kondisi Harimau di Riau

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 12:04 WIB

Terperangkap Jerat Pemburu, Kaki Harimau Sumatera Terancam Diamputasi

Terperangkap Jerat Pemburu, Kaki Harimau Sumatera Terancam Diamputasi

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 16:56 WIB

Ngeri, Harimau dan Jagawana Sama-sama Terperangkap Jerat Pemburu di Riau

Ngeri, Harimau dan Jagawana Sama-sama Terperangkap Jerat Pemburu di Riau

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 13:13 WIB

KLHK Komitmen Tingkatkan Populasi Harimau Sumatera 2 Kali Lipat

KLHK Komitmen Tingkatkan Populasi Harimau Sumatera 2 Kali Lipat

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 10:26 WIB

Terkini

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:33 WIB

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:23 WIB

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:15 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:39 WIB

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:21 WIB