CEK FAKTA: Petir Menggelegar karena Presiden Jokowi Masuk ke Kakbah?

Reza Gunadha

Selasa, 16 April 2019 | 20:14 WIB
CEK FAKTA: Petir Menggelegar karena Presiden Jokowi Masuk ke Kakbah?
Presiden Jokowi masuk Kakbah. (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Viral artikel saduran yang termuat di sejumlah laman daring dan disebar di media-media sosial, bahwa suara petir menggelegar setelah Presiden Jokowi masuk ke Kakbah, Mekkah, Arab Saudi.

Untuk diketahui, Jokowi menunaikan ibadah umrah bersama keluarganya setelah selesai melakoni debat pamungkas Pilpres 2019, Sabtu (13/4) akhir pekan lalu.

Saat umrah di Mekkah, Presiden Jokowi dan keluarga diperkenankan masuk ke dalam Kakbah oleh Raja Salman bin Abdulaziz sebagai bentuk penghormatan.

Klaim yang diperiksa:

Sejumlah laman daring seperti itoday.co.id dan eramuslim.com memuat artikel mengenai Petir Menggelegar Setelah Jokowi Masuk ke Kabah.

Berikut naskah artikel tersebut:

Menara jam tertinggi dunia di kota suci Mekkah, Arab Saudi mendadak gelap. Setelah instalasi listrik di bangunan itu tergangggu akibat sambaran petir.

Dilaporan harian lokal Sabq, listrik di menara jam yang menghadap langsung ke Kabah itu sempat padam dalam beberapa jam, sebelum akhirnya dipulihkan dan kembali normal.

"Daya listrik sudah berhasil dipulihkan beberapa jam kemudian setelah kejadian. Kini sudah berfungsi dengan baik dan tidak ada lagi masalah," kata seorang pejabat pemerintaah di Mekkah.

baca juga

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Jokowi diberi kesempatan masuk ke dalam Kakbah di Masjidil Haram saat menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci, Senin (15/4/2019).

Dua putra Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, ikut dalam ibadah tersebut.

"Pada kesempatan itu, Presiden, Ibu Iriana, dan rombongan terbatas berkesempatan masuk ke dalam Kakbah," demikian informasi yang diterima dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Seusai masuk ke dalam Kakbah, Presiden bersama rombongan melakukan tawaf yang kemudian dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah di depan multazam.

Semua laman daring tersebut mengklaim, artikel itu disadur dari Al Jazeera Online.

Berdasarkan penelusuran Suara.com, terdapat laman daring bernama aljazera.online. laman tersebut tidak memakai bahasa Inggris atau Arab, melainkan Indonesia.

Kekinian, artikel tersebut disebar oleh warganet sehingga viral di media-media sosial.

[Al Jazera Online]
[Al Jazera Online]

Fakta:

Al Jazeera menegaskan, tidak memunyai artikel Petir Menggelegar Setelah Presiden Jokowi Masuk ke Kabah seperti yang disadur sejumlah laman daring tersebut.

Untuk menegaskan hal tersebut, Kepala Biro Jakarta Al Jazeera Network, Sohaib Jassim, membuat pernyataan tertulis sebagai berikut:

Salam,

Sehubungan dengan beredarnya sebuah tulisan berjudul "Petir Menggelegar Setelah Presiden Indonesia Masuk ke Kabah" yang dipublikasikan oleh situs bernama aljazera.online kemarin, Al Jazeera Media Network Biro Jakarta bermaksud menyampaikan keterangan sebagai berikut:

  1. Al Jazeera Media Network tidak pernah memproduksi tulisan itu dan tidak memiliki hubungan apapun dengan pengelola situs tersebut.
  2. Al Jazeera Media Network mengecam keras penggunaan nama situs yang seolah-olah mirip dengan nama media kami.
  3. Al Jazeera Media Network mendesak agar pengelola situs aljazera.online dan situs-situs lain yang mencatut nama kami agar segera mengganti nama karena sangat merugikan Al Jazeera Media Network.
  4. Al Jazeera Media Network tidak memiliki situs berita online berbahasa Indonesia hingga saat ini

Sebagai informasi tambahan, Al Jazeera Media Network merupakan jaringan media internasional berbasis di Qatar yang menaungi stasiun televisi Al Jazeera English Channel, Al Jazeera Arabic Channel, Al Jazeera Documentary, Al Jazeera Mubasher (Live), aljazeera.com (Bahasa Inggris), aljazeera.net (Bahasa Arab), AJ+, dan lainnya.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Terima kasih.

Kesimpulan:

Artikel yang dimuat sejumlah laman daring mengenai Petir Menggegelar Setelah Presiden Jokowi Masuk ke Kabah tersebut bisa dikatakan sebagai kabar bohong alias hoaks. Sebab, media yang diklaim sebagai pembuatnya telah menegaskan tak pernah menerbitkan artikel tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balas Cuitan Mardani, Moeldoko: Mana Bisa Raja Dipaksa!

Balas Cuitan Mardani, Moeldoko: Mana Bisa Raja Dipaksa!

News | Selasa, 16 April 2019 | 18:28 WIB

Klarifikasi Mardani Ali Sera soal Cuitan 'Masuk Kakbah Demi Elektabilitas'

Klarifikasi Mardani Ali Sera soal Cuitan 'Masuk Kakbah Demi Elektabilitas'

News | Selasa, 16 April 2019 | 11:46 WIB

Rachel Maryam Blunder, Revisi Cuitan 'Kakbah' Jokowi Tapi Begini Kata KBBI

Rachel Maryam Blunder, Revisi Cuitan 'Kakbah' Jokowi Tapi Begini Kata KBBI

News | Selasa, 16 April 2019 | 10:17 WIB

TKN: Tak Ada Agenda Jokowi Ketemu Rizieq di Arab Saudi

TKN: Tak Ada Agenda Jokowi Ketemu Rizieq di Arab Saudi

News | Senin, 15 April 2019 | 21:24 WIB

Fadli Zon: Prabowo Lebih Dulu Masuk Kakbah dan Tidak Minta-minta

Fadli Zon: Prabowo Lebih Dulu Masuk Kakbah dan Tidak Minta-minta

News | Senin, 15 April 2019 | 19:50 WIB

Terkini

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:28 WIB

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:23 WIB

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan

KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:37 WIB

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:31 WIB

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan  Anak

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:15 WIB

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:55 WIB

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:00 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

×