Insaf, 6 Napi Teroris Ikut Pemilu 2019 di TPS Polda Metro Jaya

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 17 April 2019 | 13:18 WIB
Insaf, 6 Napi Teroris Ikut Pemilu 2019 di TPS Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya membuka dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk gelaran Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Polda Metro Jaya membuka dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk gelaran Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Sedikitnya, 538 tahanan yang meringkuk di rumah tahanan Polda Metro Jaya ikut berpartisipasi dalam pencoblosan tersebut.

Dari jumlah tersebut, ada tahanan kasus terorisme yang dititipkan di rumah tahanan Polda Metro Jaya. Untuk itu, pihak kepolisian membawa tim Densus 88 guna mengamankan jalannya pemungutan suara di TPS rutan Polda Metro Jaya.

"Sebanyak 103 personel mengamankan TPS di Rutan Polda. Ada 2 TPS. Ada personel Brimob 6 orang dan Densus 88 sebanyak 1 unit sekitar 8 orang," kata Kasubdit Pemeliharaan dan Perawaran Tahanan Polda Metro Jaya Komisaris Andi Rusdi.

Andi mengatakan, TPS 14 yang berada di rumah tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dijaga tim Densus 88, lantaran ada tahanan teroris yang ikut mencoblos.

Jumlah tahanan teroris yang ada di rumah tahanan berjumlah 119 orang, namun hanya 6 orang yang diberikan hak untuk mencoblos.

Hal tersebut lantaran banyak tahanan teroris yang  tidak terdaftar DPT dan tidak diperbolehkan ikut mencoblos.

"Kalau napiter ada 119 (orang) tapi yang diberikan hak hanya 6 orang, karena napiter itu dari awal kita sudah mengumpulkan DPT, mereka tidak berkenan. Hanya 6 napiter yang koperatif memberikan NIK saat pendataan untuk daftar pemilih tetap,” tuturnya.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya telah menyiapkan dua tempat pemungutan suara khusus. Sedikitnya ada sekitar 538 tahanan yang mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya telah terdaftar dalam DPT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Nyoblos, AHY akan Pantau Quick Count di DPP Demokrat

Usai Nyoblos, AHY akan Pantau Quick Count di DPP Demokrat

News | Rabu, 17 April 2019 | 13:16 WIB

Pernah Kalah di Pemilu, Megawati: Apapun Hasilnya Riang Gembira Saja

Pernah Kalah di Pemilu, Megawati: Apapun Hasilnya Riang Gembira Saja

News | Rabu, 17 April 2019 | 13:14 WIB

Hati-hati! Ikuti Quick Count Bisa Picu Serangan Jantung

Hati-hati! Ikuti Quick Count Bisa Picu Serangan Jantung

Health | Rabu, 17 April 2019 | 13:10 WIB

Rela Tak Melaut, Warga Tambaklorok: Kami Pilih Figur Capres bukan Caleg

Rela Tak Melaut, Warga Tambaklorok: Kami Pilih Figur Capres bukan Caleg

Jawa Tengah | Rabu, 17 April 2019 | 13:06 WIB

AHY Nyoblos di TPS Pakai Kaos Jangan Golput

AHY Nyoblos di TPS Pakai Kaos Jangan Golput

News | Rabu, 17 April 2019 | 13:04 WIB

Terkini

Sah! DPR Ketok Palu UU PPRT di Hari Kartini, Jutaan Pekerja Rumah Tangga Kini Punya Payung Hukum

Sah! DPR Ketok Palu UU PPRT di Hari Kartini, Jutaan Pekerja Rumah Tangga Kini Punya Payung Hukum

News | Selasa, 21 April 2026 | 13:03 WIB

Lebanon Pilih Negosiasi dengan Israel, Presiden Joseph Aoun Ungkap 3 Tujuan Utama

Lebanon Pilih Negosiasi dengan Israel, Presiden Joseph Aoun Ungkap 3 Tujuan Utama

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:52 WIB

Kejam! Suami di India Masukkan Benda ke Rahim Istri, Korban Kritis di Rumah Sakit

Kejam! Suami di India Masukkan Benda ke Rahim Istri, Korban Kritis di Rumah Sakit

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:50 WIB

Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan

Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:43 WIB

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:29 WIB

Tunjuk Suhud Alynudin, Fraksi PKS Jelaskan Alasan Pergantian Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta

Tunjuk Suhud Alynudin, Fraksi PKS Jelaskan Alasan Pergantian Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:27 WIB

KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa

KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:24 WIB

Xi Jinping Tekankan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global

Xi Jinping Tekankan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:20 WIB

UU PPRT Sah Setelah 22 Tahun, PKB: Jangan Sampai Jadi Macan Kertas!

UU PPRT Sah Setelah 22 Tahun, PKB: Jangan Sampai Jadi Macan Kertas!

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:19 WIB

Detik-detik Penangkapan Komplotan Curanmor di Cikupa: Senpi Rakitan dan Peluru Tajam Disita

Detik-detik Penangkapan Komplotan Curanmor di Cikupa: Senpi Rakitan dan Peluru Tajam Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:18 WIB