Disebut Jadi Pusat Real Count Prabowo - Sandi, Kantor DPP Gerindra kok Sepi

Reza Gunadha | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 23 April 2019 | 19:21 WIB
Disebut Jadi Pusat Real Count Prabowo - Sandi, Kantor DPP Gerindra kok Sepi
Kantor DPP Partai Gerinda di Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, tampak sepi, Selasa (23/4/2019). [Suara.com/Novian Andriansyah]

Suara.com - Kantor DPP Partai Gerinda di Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, tampak sepi, Selasa (23/4/2019).

Padahal sebelumnya, kantor ini disebut-sebut menjadi pusat pengumpulan data C1 sebagai dasar Partai Gerindra melakukan real count perolehan suara Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

Pantauan Suara.com, sejak menjelang waktu magrib dan sesudahnya, suasana di DPP Gerindra terlihat sepi, baik di luar maupun di lobi gedung.

Hanya ada segelintir remaja yang tampak keluar masuk untuk menunaikan salat Magrib di Masjid Jami Nurul Falah, tidak jauh dari kantor DPP Gerindra.

Ada juga sebagian dari remaja tersebut yang keluar, lalu meninggalkan gedung menumpangi ojek online maupun kendaraan roda dua milik pribadi.

Suara.com mencoba bertanya kepada salah seorang remaja laki-laki yang hendak masuk kembali ke kantor DPP Gerindra, seusai salat.

Namun, remaja itu tampak menghindari jurnalis Suara.com, saat dipertanyakan ada atau tidaknya kegiatan pengumpulan data C1 untuk real count di dalam gedung.

Belum selesai Suara.com bertanya, remaja yang tidak diketahui namanya tersebut tampak buru-buru menjawab, lalu berjalan menuju ke dalam gedung.

Berdasarkan gelagatnya, ia seperti menghindari untuk terlibat lebih jauh dalam percakapan dengan Suara.com.

"Mana tau," ketus remaja tersebut saat menjawab mengenai ada tidaknya real count di DPP Gerindra.

Suara.com kemudian mencoba masuk ke dalam gedung untuk menanyakan hal yang sama kepada petugas penerima tamu. Namun sesampainya di lobi, tidak ada satu pun petugas.

Suasana di lobi juga tampak sepi, hanya ada beberapa orang dan remaja yang keluar masuk gedung lalu menuju ke lantai atas menggunakan anak tangga.

Sampai sekitar pukul 19.00 WIB, belum ada satu pun orang di DPP Gerindra yang bisa dikonfirmasi lebih lanjut mengenai benar tidaknya ada kegiatan perhitungan real count di sana.

Sebelumnya, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan, lokasi real count di lokasi itu tidak bisa diakses oleh sembarang orang.

"Real Count terus dilakukan oleh DPP Partai Gerindra dan BPN, mengenai lokasi tentu kami tempatkan di lokasi yang aman, dan tidak gampang diakses pihak yang tidak berkepentingan," kata Andre kepada Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Real Count di DPP Gerindra, BPN: Tak Bisa Sembarang Diakses Orang

Bantah Real Count di DPP Gerindra, BPN: Tak Bisa Sembarang Diakses Orang

News | Selasa, 23 April 2019 | 17:16 WIB

Sebelum Ada Survei dan Quick Count, Dukun Laris saat Pemilu

Sebelum Ada Survei dan Quick Count, Dukun Laris saat Pemilu

News | Selasa, 23 April 2019 | 14:52 WIB

Quick Count Dituding Curang, Bos Charta Polika Diteror Ditembak Sniper

Quick Count Dituding Curang, Bos Charta Polika Diteror Ditembak Sniper

News | Selasa, 23 April 2019 | 13:38 WIB

Gubernur Lemhanas: Jokowi dan Prabowo Perlu Bertemu Redam Suhu Politik

Gubernur Lemhanas: Jokowi dan Prabowo Perlu Bertemu Redam Suhu Politik

News | Selasa, 23 April 2019 | 13:20 WIB

Update Real Count KPU: Prabowo Tertinggal 3 Juta Suara dari Jokowi

Update Real Count KPU: Prabowo Tertinggal 3 Juta Suara dari Jokowi

News | Selasa, 23 April 2019 | 11:05 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB