Anggota DKPP Tolak Pemilu 2019 Disebut Kacau

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 26 April 2019 | 12:24 WIB
Anggota DKPP Tolak Pemilu 2019 Disebut Kacau
Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hasyim Asy'ari. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Hasyim Asy'ari menolak Pemilu 2019 disebut berjalan kacau. Hasim pun mempertanyakan apa yang menjadi indikator hingga Pemilu 2019 itu disebut kacau.

Hasyim menghimbau semua pihak untuk berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan. Sebab, proses rekapitulasi hasil penghitungan suara pun belum selesai dilaksanakan sehingga tidak pantas jika menyebut Pemilu 2019 ini berjalan kacau.

"Kita harus hati-hati dan imamnya publik. Jadi kalau ada statment kekacauan Pemilu, bagi saya tanda tanya. Idikatornya apa? Yang hasilnya belum diketahui," tutur Hasyim dalam diskusi bertajuk 'Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu' di Kantor DKPP, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Berkenaan dengan itu, Hasyim mengatakan penyelenggaraan Pemilu serentak ini sudah dikerjakan dengan susah payah. Bahkan sampai menimbulkan ribuan petugas yang sakit hingga ratusan yang meninggal dunia.

Sehingga, dengan adanya tudingan bahwa Pemilu ini kacau, seolah-olah upaya yang telah dilakukan oleh penyelenggara Pemilu menjadi tidak bermakna. Untuk itu, Hasyim mengatakan agar semua pihak tidak serta-merta menilai tanpa didasari oleh fakta.

"Kekacauan tidak bisa dinilai begitu saja, kalau berpendapat harus berbasis fakta di lapangan. Sama dengan DKPP sifatnya majelis, untuk memeriksa para perilaku penyelenggara pemilu," ujarnya.

Sementara itu, Hasyim menerangkan bahwasanya DKPP sendiri dibentuk sebagai lembaga yang berfungsi untuk menjaga kepercayaan Pemilu. DKPP, kata Hasyim, bertugas untuk mencegah terjadinya konflik dan kepentingan dari para penyelenggara Pemilu.

"Dengan begitu, ini adalah upaya agar KPU dan Bawaslu tidak menunjukan kecenderungan dan tidak menunjukan keberpihakan, sehingga tak ada perilaku penyelenggara pemilu yang dianggap berat sebelah," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanura Diprediksi Tak Lolos ke Parlemen, Wiranto Minta Tetap Bersyukur

Hanura Diprediksi Tak Lolos ke Parlemen, Wiranto Minta Tetap Bersyukur

News | Jum'at, 26 April 2019 | 12:05 WIB

Wiranto: Kekalahan Pemilu Itu Menyakitkan

Wiranto: Kekalahan Pemilu Itu Menyakitkan

News | Jum'at, 26 April 2019 | 11:45 WIB

Ketua DPR : Pemilu Tidak Seharusnya Membuat Pilu

Ketua DPR : Pemilu Tidak Seharusnya Membuat Pilu

DPR | Jum'at, 26 April 2019 | 11:46 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Pemilu 2019 Terindikasi Maladministrasi?

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Pemilu 2019 Terindikasi Maladministrasi?

News | Jum'at, 26 April 2019 | 09:11 WIB

Doa dari Masjid Agung Jawa Tengah untuk Para Pahlawan Demokrasi

Doa dari Masjid Agung Jawa Tengah untuk Para Pahlawan Demokrasi

Jawa Tengah | Jum'at, 26 April 2019 | 08:18 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB