Bertambah, Total Petugas Pemilu yang Meninggal Jadi 72 Orang

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 29 April 2019 | 18:42 WIB
Bertambah, Total Petugas Pemilu yang Meninggal Jadi 72 Orang
Warga menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara ulang (PSU) Pemilu 2019 di TPS 101, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta, Sabtu (27/4). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Mochamad Afifuddin menyebut sebanyak 72 petugas Pengawas Pemilu (Panwaslu) di beberapa daerah di Indonesia meninggal dunia karena kelelahan saat bertugas di Pemilu 2019. Data tersebut bertambah dari sebelumnya 60 petugas panwaslu gugur selama menjaga pelaksanaan pencoblosan.

Afif menuturkan berdasarkan data Bawaslu per tanggal 28 April 2019 hingga pukul 23.59 WIB total sebanyak 72 orang petugas dikabarkan meninggal dunia. Jumlah tersebut tersebar di 23 provinsi dan 99 kabupaten/kota.

"Sudah 72 orang (meninggal dunia) hingga hari ini," kata Afif di Kantor Bawaslu RI, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Untuk diketahui, selain 72 orang Pengawas Pemilu meninggal dunia, terdapat beberapa daftar jajaran pengawas pemilu yang mengalami musibah.

Berdasarkan data yang diterima dari Bawaslu RI pada Minggu (28/4/2019) hingga pukul 23.59 WIB, disebutkan Panwaslu yang dirawat inap sebanyak 305 orang, dirawat jalan 889 orang, cacat tetap 11 orang, dan keguguran 9 orang. Sedangkan yang mengalami kekerasan 17 orang, mengalami kecelakaan 200 orang dan cedera ringan 15 orang.

Afif mengatakan bagi keluarga petugas Pengawas Pemilu yang meninggal dunia, cacat tetap, luka berat dan luka ringan akan diberi santunan sesuai keputusan Menteri Keuangan.

Dia mengatakan besaran uang santunan tersebut sama seperti uang santunan bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), yakni Rp 36 juta untuk meninggal dunia, Rp 30,8 juta untuk cacat permanen. Sedangkan bagi petugas Pengawas Pemilu yang mengalami luka berat Rp 16,5 juta dan luka ringan Rp 8,25 juta.

"Sama persis. Uangnya sudah ada sudah diketok. Uangnya sama persis," kata Afif.

"Secepatnya 1-2 hari ini selesai sama pak Sekjen. Tadi kita bahas ini pasti kita salurkan. Kami jg buka rekening peduli Bawaslu," sambungnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawaslu RI Sebut Kecurangan di Pemilu 2019 Bersifat Kasuistik

Bawaslu RI Sebut Kecurangan di Pemilu 2019 Bersifat Kasuistik

News | Senin, 29 April 2019 | 17:38 WIB

Akibat Kelelahan, Dianiaya hingga Kecelakaan, 55 Panwaslu Wafat di Pemilu

Akibat Kelelahan, Dianiaya hingga Kecelakaan, 55 Panwaslu Wafat di Pemilu

News | Sabtu, 27 April 2019 | 13:53 WIB

Sekitar 500 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang Besok

Sekitar 500 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang Besok

News | Jum'at, 26 April 2019 | 18:57 WIB

Ketua KPU ke Bawaslu: Ini Server yang Diisukan Ada di Luar Negeri

Ketua KPU ke Bawaslu: Ini Server yang Diisukan Ada di Luar Negeri

News | Jum'at, 26 April 2019 | 16:53 WIB

Doakan 39 Petugas Pemilu Wafat, Warga Semarang Gelar Salat Gaib

Doakan 39 Petugas Pemilu Wafat, Warga Semarang Gelar Salat Gaib

Jawa Tengah | Jum'at, 26 April 2019 | 16:36 WIB

Terkini

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:54 WIB

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Kaltim | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:52 WIB

Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi

Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:46 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:38 WIB

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:30 WIB

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:28 WIB

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:13 WIB

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:12 WIB

Kemelekatan Adalah Derita

Kemelekatan Adalah Derita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:03 WIB

×